Kamis, 08 Maret 2012

Panduan Relaksasi

Panduan relaksasi ini diperuntukkan bagi Anda yang belum mengikuti Workshop QAH (Quantum Awareness Healing), tetapi ingin mencoba melakukan QAH  sendiri di rumah. Biasanya setelah  melihat video QAH, atau melihat/mendengar siaran langsung di TV/radio atau saat diterapi jarak jauh atau saat ingin melanjutkan terapi QAH secara mandiri. Setelah Anda mengikuti Workshop QAH (Quantum Awareness Healing), anda bisa melakukan terapi kapan saja secara spontan, menerapi diri sendiri atau orang lain, baik secara langsung maupun jarak jauh.
Saat Anda mencoba sendiri untuk melakukan Terapi Kesadaran Murni (Quantum Awareness Healing), Anda harus dalam keadaan serileks mungkin, jika kondisi itu sudah terjadi pada diri Anda, maka Anda sudah dapat mulai melakukan terapi ini. Tapi, jika Anda masih belum dalam kondisi rileks, Anda perlu waktu 5 sampai 15 menit untuk melakukan tahapan-tahapan berikut:

Hilangkan Tekanan Diri Anda
Ketegangan adalah musuh terburuk Anda. .Tubuh Anda harus benar-benar rileks sehingga pikiran Anda bebas untuk berkeliaran di mana ia suka. Hal ini biasa di sebut "scanning". Kita tahu untuk mendeteksi virus pada komputer atau HP, kita bisa melakuakn scanning dengan anti virus, agar komputer atau Hp terbebas dari virus. Jika computer atau HP terbebas dari virus maka program yang ada berjalan sesuai sebagaimana mestinya. Begitu juga, agar terapi yang kita lakukan mendapatkan hasil sesuai yang Anda harapkan sebelum melakukan terapi lakukan scanning pada diri Anda.

Untuk melakukan hal ini, bernafaslah perlahan, sehingga pernafasan satu ke berikutnya tanpa ada tekanan. Fokuskan pikiran Anda ke berbagai bagian tubuh Anda, seperti dari kepala ke ibu jari Anda. Fokuslah pada setiap bagian selama 5 - 15 detik, pastikan benar-benar rileks sebelum pindah ke bagian berikutnya. Misalnya Anda bisa mulai dengan bagian atas kepala Anda, kemudian dahi, maka mata, pipi, mulut, rahang, leher, dan sebagainya. Adapun posisi tubuh bebas, sambil berdiri, duduk atau lainnya.

Untuk menfokuskan pikiran pada anggota tubuh tidaklah suatu hal yang nampak nyata. Tindakan ini tidak berarti dengan menggunakan bantuan mata untuk melihat pada anggota tubuh tersebut. Ok, saya berikan satu contoh saat pikiran Anda fokus pada anggota badan tertentu: ketika jari tangan kiri Anda tergores pisau. Anda merasakan sakit dan perih walaupun mata Anda tidak melihat pada jari Anda yang luka. Anda merasa sakit dan perih karena pikiran Anda terfokus pada jari tangan kiri Anda. Begitu Anda mengalihkan pikiran Anda pada anggota tubuh atau hal lainnya, rasa perih dan sakit hilang. Begitulah Anda melakukan scanning pada setiap anggota tubuh, alihkan semua perhatian dan pikiran Anda pada bagian tersebut cukup 5 - 15 detik saja, pastikan benar-benar rileks sebelum pindah ke bagian berikutnya.

Mata Tertutup
Tutuplah mata untuk mengurangi masukan pada otak yang tidak di inginkan. Menutup mata menghilangkan sekitar 80% dari input eksternal otak.

Atur Posisi Mata
Pengaturan posisi mata adalah cara yang bagus untuk membantu membawa pikiran ke suatu keadaan mental yang tenang. Bila Anda menengadah, bagian visual dalam otak akan terangsang. Itulah sebabnya banyak orang melihat keatas ketika mereka mencoba untuk memecahkan masalah matematika, atau mencoba mengingat sesuatu yang di dengar.

Ok, sekarang Anda memulai mengatur posisi mata agar bisa masuk kondisi rileks. Sebelumnya perlu di ketahui bahwa bagi banyak orang, posisi alami bola mata mereka adalah sedikit ke atas. Angkat bola mata Anda ke atas lebih banyak, hal ini memicu otak Anda untuk mulai memproduksi sejumlah besar Gelombang Otak (Brainwave) Alpha, tetapi jangan di paksakan sehingga tidak nyaman. Mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri, sehingga jika Anda merasa tidak nyaman, biarkan mata beristirahat pada posisi biasanya.

Setelah Anda mengangkat bola mata ke atas lebih banyak, tutuplah kelopak mata dan rasakan perasaan santai yang dalam. Lihat gambar di bawah!


Posisi mata normal
Bola mata berbalik sedikit ke atas
  Mata ditutup dengan posisi bola
 mata berbalik sedikit ke atas. 

Count Down
Menghitung mundur (cukup di bayangkan dalam pikiran tidak usah di ucapkan) dari 10, 20, 50 atau 100 adalah cara yang tepat untuk membuat rileks tubuh Anda dan membantu memfokuskan pikiran Anda. Dianjurkan untuk menghitung mundur seperti ini:
"Sepuluh .. saya semakin relaks setiap saya menghitung mundur. ... Sembilan, pada hitungan nol Aku benar-benar santai, delapan.... Pikiran dan tubuh saya benar-benar santai pada hitungan 0 ......" dan sebagainya.

Memvisualisasikan angka juga sangat membantu untuk bisa rileks. Ketika Anda berpikir setiap angka, visualisasikan angka tersebut mengambang di ruang 3 Dimensi, berputar, bersinar atau memantulkan cahaya.

Membayangkan
Visualisasi (membayangkan tanpa di ucapkan di mulut) adalah cara yang bagus untuk mengalihkan pikiran Anda. Visualisasikan objek sederhana, misalnya: kunci. Tambahkan warna untuknya, bayangkan kunci tadi berputar di 3 Dimensi, bersinar dan menjadikan terang dunia di sekitarnya.

Bernafas Melalui Abdomen Anda
Bernapas sangat berhubungan dengan gelombang pada otak. Pernapasan yang dalam akan menyebabkan Anda secara cepat merasa santai. Bernapas melalui dada biasa di kaitkan dengan respon saat naik Pesawat atau sering terjadi pada saat Anda stress. Pernapasan perut, menyebabkan perasaan Percaya Diri dan sangat santai. Untuk mengetahui apakah Anda bernapas dengan benar, letakkan satu tangan di dada dan yang lainnya di perut. Bila Anda menarik nafas, tangan di perut Anda harus naik sementara tangan pada dada Anda harus tetap seperti semula tanpa tergeser. Bernafaslah dengan benar seperti gambar di bawah!
Nafas keluar
Menarik Nafas














Bernapaslah Merata
Cobalah untuk tetap bernafas dengan stabil. Juga, menghirup pada tingkat yang sama seperti Anda mengeluarkan napas. Banyak orang memiliki kecenderungan saat menghirup membutuhkan waktu yang lama dan kemudian mengembuskan napas dengan sangat cepat, atau sebaliknya. Menjaga keseimbangan antara keduanya akan membantu Anda rileks dan juga meningkatkan efektivitas Pemrograman Mental Anda.

Bersantai Dengan Napas Anda
Ambil napas dalam-dalam, melalui perut Anda, dan pada setiap napas sedikit lebih santai. Rileks pada saat membuang napas akan lebih mudah jika Anda bernafas dengan lambat dan panjang. Setiap napas harus bisa menciptakan sedikit lebih santai sampai relaksasi benar-benar tercapai sepenuhnya.

Rilekskan Kelopak mata
Lemaskan kelopak mata. Tubuh Anda dapat mengetahui bahwa Anda sedang berpura-pura rileks melalui ketegangan di kelopak mata Anda. Rilekskan kelopak mata Anda dan pikiran Anda akan tertipu dan ikut rileks.

Biarkan Rahang Anda Turun
Majukan ke depan dan biarkan rahang Anda sedikit turun sampai adalah merasa santai. Rahang adalah tempat yang tepat bagi tubuh Anda untuk menyembunyikan ketegangan. Jangan khawatir, tidak ada yang melihat rahang Anda yang sedikit turun, jadi biarkan turun sedikit.

Lemaskan Tubuh Saat Anda Merasa Tegang
Pada saat Anda mungkin merasa bahwa bagian-bagian tertentu dari tubuh Anda tegang, dengan begitu tubuh Anda memberitahu bahwa bagian-bagian tersebut membutuhkan rileks. Jika Anda merasa kaki, lengan atau bagian lain dari tubuh Anda tegang, lemaskan perlahan-lahan dan biarkan ketegangan pergi.
Untuk melakukan hal ini, atur posisi senyaman mungkin, misalnya dengan duduk dan rasakan semua anggota tubuh seakan tak berotot, tanpa ada anggota tubuh dan syaraf yang terjepit, dan pastikan pakaian yang Anda pakai longgar tidak ketat. Tidak perlu melemaskan otot-otot dan anggota tubuh dengan menggoyang-goyangkan seperti pemanasan olahraga.

Bayangkan Sebuah Tempat di mana Anda Paling Santai (Contoh Tempat Tidur)
Berpikir tentang tempat di mana Anda biasanya santai merupakan cara terbaik untuk menipu tubuh (dan pikiran) menjadi santai dengan sendirinya. Tempat tidur Anda adalah pilihan yang paling tepat, tapi mungkin sofa atau pantai akan sesuai dan lebih baik buat Anda.

Sensasi Saat Terapi
Bila Anda mulai melakukan terapi QAH, Anda mungkin menemukan beberapa sensasi. Ini normal dan akan berhenti sendiri di saat terapi atau saat terapi selesai..
  • Gerakan atau Berkedut. Ketika melakukan terapi, beberapa bagian tubuh terasa berkedut atau mau bergerak sendiri. Jangan khawatir, ini normal dan merupakan bagian dari usaha tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri,. Ikuti saja prosesnya sampai selesai, jangan ditahan dan jangan dilawan.
  • Perasaan yang berubah-ubah. Ketika melakukan terapi bisa timbul perasaan ingin menangis, tertawa, berteriak atau perasaan lainnya.  Jangan khawatir, ini normal dan merupakan bagian dari usaha tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri,.Ikuti saja prosesnya sampai selesai, jangan ditahan dan jangan dilawan.
  • Kenangan yang telah terkubur menjadi teringat. Hal-hal yang telah terlupakan dalam dekade tertentu teringat kembali adalah normal. Kadang-kadang Anda mungkin teringat sesuatu yang tidak diinginkan dan mungkin harus mengulang sesi. Hal ini biasa terjadi pada beberapa orang, kejadian ini sebenarnya pikiran Anda mengatakan bahwa pikiran bawah sadar Anda memerlukan bantuan.
  • Air liur. Ketika tubuh rileks, biasanya meningkatkan produksi air liurnya. Jangan khawatir, ini normal. 
  • Gatal-gatal. Kebanyakan orang mengalami gatal-gatal yang tidak jelas, tepatnya pada pertama kali mereka melakukan QAH. Ini normal. Cobalah untuk mengabaikannya. Menuruti dan menggaruknya hanya akan menyebabkan lebih terasa ke permukaan. Ambil napas dalam-dalam (melalui perut) dan abaikan gatal. Hal ini akan membuat rasa gatal berangsur hilang.
sumber: gelombangotak.com (edited)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar