Senin, 07 April 2014

Apakah Anda Sudah Terdaftar sebagai Pemilih?


Dua hari lagi pemilihan umum, akan berlangsung. Sudahkah nama Anda terdaftar sebagai pemilih? Bagaimana cara memastikan apakah nama Anda sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempermudah pemilih untuk mengecek keberadaan namanya sebagai pemilih Pemilu 2014 melalui situs resminya, KPU kanal DPT.

1. Klik sisi kanan atas pada menu "DPT"

2. Disisi kri pada label "Pencarian Nasional" di bawahnya terdapat kolom "NIK" (nomor induk kependudukan). Pada kolom tersebut, masukkan 16 digit NIK yang terdapat di KTP atau KK Anda. Klik "Cari".

3. Akan muncul kolom hasil pencarian yang nomor TPS dan nama, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi.

4. Pencarian dapat pula dilakukan berdasarkan tempat domisili. Di sisi tengah atas kanal DPT terdapat kolom "Provinsi". Isi kolom itu dengan nama provinsi. Berikutnya akan muncul nama-nama kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan dan kolom "TPS", "NIK", dan "Nama". Pilih salah satunya lalu klik tombol "CARI".

5. Laman akan menampilkan nama dan TPS tempat Anda terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2014.

Jika Anda belum terdaftar sebagai pemilih maka Anda harus segera melaporkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan sesuai KTP. untuk didaftarkan sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Apabila tidak terdaftar di DPT dan DPK, maka Anda bisa memilih sesuai domisili Anda dengan menunjukkan KTPKK atau minimal surat keterangan kepala desa/ lurah. Anda yang hanya bermodalkan KTP dan KK hanya bisa mencoblos di TPS pada RT?RW Anda pada pukul 12.00-13.00 WIB  atau satu jam sebelum TPS ditutup,

(diolah dari berbagai sumber)

Selasa, 18 Maret 2014

Pola Peternakan Terpadu: Kolam Lele Sangkuriang dari terpal di bawah Kandang Ayam

Kenangan masa kecilku memelihara berbagai macam ternak membuatku ingin mempunyai peternakan kecil-kecilan sendiri.
Di lahan sempit di samping rumah kini telah berdiri:

+ 2 kolam lele ukuran 2x4 m2 dengan masing-masing 2 kandang ayam di atasnya.
+ 1 kandang kambing berukuran 3x 1,5 m2.


Alhamdulillah kakakku Ir. Sigit Indrawanto, lulusan Fakultas Peternakan UNDIP, mau mensupport sepenuhnay dari A sampai Z.

KOLAM LELE


Alhamdulillah, Sabtu 8 Maret 2014, kolam lele sudah siap lebih dulu. Kami mulai dengan menebarkan 2000 bibit #LeleSangkuriang yang dibagi ke dalam 2 kolam.

Mengapa  Lele Sangkuriang?


Lele Sangkuriang memiliki kecepatan tumbuh yang relative cepat  yaitu umur 2-3 bulan pemeliharaan sudah layak panen dan memiliki prospek yang cukup baik. Pada saat posting ini saya tulis umur lele sudah 10 hari, besarnya sudah lebih dari 5x lipat dan tingkat kematian 0%.

Mengapa Kolam Terpal?


Kolam terpal adalah kolam yang dasarnya maupun sisi-sisi dindingnya dibuat dari terpal. Kolam terpal dapat mengatasi resiko-resiko yang terjadi pada kolam gali maupun kolam semen. Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah.
Keuntungan dari kolam terpal adalah
1. Terhindar dari pemangsa ikan liar
2. Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat untuk memudahkan pergantian air maupun panen. Selain itu untuk mempermudah penyesuaian ketinggian air sesuai dengan usia ikan.
3. Dapat dijadikan peluang usaha skala mikro dan makro,
4. Lele yang dihasilkan lebih berkualitas, lele terlihat tampak bersih, dan seragam.

Pakan


Pemberian pakan harus disesuaikan dengan besar mulut ikan. Pakan yang diberikan adalah pakan dari pabrik yaitu F-1000 sampai ikan umur 2 minggu  Untuk mempercepat pertumbuhan dan menjaga kesehatan ikan, maka pakan dicampur dengan larutan #SOC (Suplemen Organik Cair) produksi #HCS (Hidup Cerah Sejahtera)

Panen


Pemanenan dapat dilakukan dengan cara panen sortir atau dengan panen sekaligus (semua). Panen sortir adalah dengan memilih ikan yang sudah layak konsumsi (dipasarkan) biasanya ukuran 5 sampai 13 ekor per kg.

(Bersambung)

Jumat, 03 Januari 2014

BAMBU: Si Emas Hijau

“EMAS HIJAU” ITU BERNAMA BAMBU

Saat ini Kementerian Kehutanan terus berusaha menggalakkan dan mengembangkan lima jenis prioritas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), salah satunya adalah bambu. Selain karena memiliki prospek yang sangat menjanjikan serta terbatasnya jumlah hasil kayu saat ini, bambu merupakan alternatif pengganti kayu yang paling ideal saat ini sebagai bahan bangunan maupun mebel.

Mengenal Tanaman Bambu
Bambu adalah tanaman jenis rumput-rumputan dengan rongga dan ruas di batangnya. Bambu memiliki banyak tipe. Nama lain dari bambu adalah buluh, aur, dan eru. Di dunia ini bambu merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat karena memiliki sistem rhizoma-dependen unik, (Wikipedia). Beberapa keunggulan bambu :
  1. Mudah ditanam dan tidak memerlukan pemeliharaan khusus.
  2. Untuk melakukan budidaya bambu, tidak diperlukan investasi yang besar, setelah tanaman sudah mantap, hasilnya dapat diperoleh secara menerus tanpa menanam lagi.
  3. Secara fisik memiliki kelebihan yaitu serat panjang dan rapat, lentur tidak mudah patah, dinding keras dan sebagainya. Kecepatan pertumbuhan bambu dalam menyelesaikan masa pertumbuhan vegetatifnya merupakan tercepat dan tidak ada tanaman lain yang sanggup menyamainya. Dari beberapa hasil penelitian, kecepatan pertumbuhan vegetatif bambu dalam 24 jam berkisar 30 cm – 120 cm per 24 jam, tergantung dari jenisnya. Sebuah keajaiban pertumbuhan yang tidak dapat ditemukan pada tanaman lain.
  4. Budidaya bambu dapat dilakukan sembarang orang, dengan peralatan sederhana dan tidak memerlukan bekal pengetahuan yang tinggi.
  5. Memiliki ketahanan yang luar biasa, Sebagai contoh : rumpun bambu yang telah dibakar, masih dapat tumbuh lagi, bahkan pada saat Hiroshima dijatuhi bom atom sampai rata dengan tanah, bambu adalah satu-satunya jenis tanaman yang masih bertahan hidup.

Jenis-Jenis Bambu
Di Indonesia terdapat lebih kurang 125 jenis bambu. Ada yang masih tumbuh liar dan belum jelas kegunaannya. Beberapa jenis bambu tertentu mempunyai manfaat atau nilai ekonomis tinggi seperti : bambu apus, bambu ater, bambu andong, bambu betung, bambu kuning, bambu hitam, bambu talang, bambu tutul, bambu cendani, bambu cangkoreh, bambu perling, bambu tamiang, bambu loleba, bambu batu, bambu belangke, bambu sian, jepang, bambu gendang, bambu tali dan bambu pagar (Berlian dan Rahayu, 1995).

Manfaat dan Kegunaan Tanaman Bambu
Bambu merupakan tanaman rakyat terpenting dan banyak kegunaannya untuk kehidupan sehari-hari, baik sebatas kebutuhan rumah tangga maupun sebagai sumber perdagangan. Hampir tiap petani di pedesaan memiliki tanaman bambu di kebunnya masing-masing. Tanaman bambu ini secara umum sangat efektif untuk reboisasi wilayah hutan terbuka atau gundul akibat penebangan karena pertumbuhan rumpun bambu yang sangat cepat dan toleransinya terhadap lingkungan sangat tinggi serta memiliki kemampuan memperbaiki sumber tangkapan air sangat efektif
  1. Akar:
    Akar bambu, selain sebagai penahan erosi guna mencegah bahaya kebanjiran, juga dapat berperan dalam menangani limbah beracun akibat keracunan merkuri dengan cara menyaring air yang terkena limbah tersebut melalui serabut-serabut akarnya. Selain itu, akar bambu juga mampu melakukan penampungan mata air sehingga bermanfaat sebagai sumber penyediaan air sumur.
  2. Batang:
    Batang bambu baik yang masih muda maupun yang sudah tua dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. Namun demikian, tidak semua jenis bambu dapat dimanfaatkan. Batang bambu yang masih bulat dapat dimanfaatkan untuk komponen bangunan rumah seperti dinding, atap, lantai, pintu jendela, dan tiang; juga sebagai komponen konstruksi jembatan, pipa, saluran air dsb. Batang bambu yang sudah dibelah banyak dimanfaatkan untuk industri kerajinan tangan dalam bentuk anyaman atau ukiran, perabot rumah tangga, dll. Batang bambu bulat dan belah banyak dimanfaatkan oleh industri furniture seperti meja, kursi, lemari rak dan tempat tidur. Bambu dalam bentuk serat dapat dimanfaatkan untuk industri tekstil, pulp dan kertas.
  3. Daun:
    Masyarakat tradisional biasa menggunakan daun bambu sebagai alat pembungkus, misalnya makanan kecil seperti uli dan wajik. Di beberapa daerah, daun bambu merupakan obat tradisional untuk mengobati demam/panas pada anak-anak. Hal ini disebabkan daun bambu mengandung zat yang bersifat mendinginkan sehingga panas dalam dapat dengan mudah diredakan. Daun bambu muda yang tumbuh di ujung cabang dan berbentuk runcing juga sangat mujarab bagi mereka yang tidak tenang pikiran atau malam hari tidak bisa tidur. Cara penggunaannya adalah daun tersebut direbus dengan air kemudian diminum.
  4. Rebung/ Trubus Bambu/ Tunas Bambu:
    Sedangkan manfaat dari tunas bambu, yang lebih dikenal sebagai rebung atau trubus bambu adalah sebagai bahan pangan yang tergolong kedalam jenis sayur-sayuran. Namun, tidak semua jenis bambu dapat dimanfaatkan rebungnya untuk bahan pangan karena rasanya ada yang sangat pahit. Menurut sebagian praktisi kuliner, jenis bambu yang rebungnya enak dimakan diantaranya ialah bambu temen dan bambu betung. Rebung bambu temen rasanya paling manis dan teksturnya pun paling halus. Sedangkan rebung bambu betung selain enak dimakan, bobotnya bisa mencapai 15 kg/buah. Dewasa ini, masakan rebung dari indonesia semakin digemari oleh masyarakat di Jepang, Korea Selatan dan RRC.
    1. Tanaman Obat:
      Saat ini, Bangsa Cina telah memproduksi cairan bambu dalam kemasan botol yang banyak diekspor ke luar negeri. Obat cairan ini disebut Cuk li sui yaitu ramuan cairan bambu yang di gabungkan dengan benalu untuk menyembuhkan lumpuh badan sebelah yang diakibatkan oleh tekanan darah tinggi. Bagi penyakit yang begitu berat, obat tersebut dapat membebaskan saluran pembekuan otak yang terhenti sehingga penderita dapat cepat sembuh.
    2. Tanaman Hias:
      Tanaman bambu banyak pula yang dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Mulai dari jenis bambu kecil, batang kecil, lurus, dan pendek yang banyak ditanam sebagai tanaman pagar di pekarangan. Selain itu terdapat jenis-jenis bambu hias lain yang dapat dimanfaatkan untuk halaman pekarangan yang luas, halaman terbatas, dan untuk pot. Bambu hias sekarang ini tengah banyak dicari konsumen. Alasannya penampilan tanaman bambu unik dan menawan. Tak heran jika bambu pun banyak ditanam sebagai elemen taman. Apalagi makin disukainya taman bergaya jepang atau tropis yang memasukkan unsur bambu sebagai salah satu daya tariknya. Jenis bambu yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias antara lain bambu kuning, bambu cendani, bambu sian, bambu macan, bambu jepang, bambu perling, bambu talang, bambu uncue, bambu loleba, dan lain-lain
Aspek Teknis Budidaya dan Syarat Tumbuh Bambu
Bambu merupakan salah satu jenis tanaman perintis sehingga untuk tumbuh tidak membutuhkan persyaratan tumbuh yang teramat rumit sebagaimana tanaman lain. Tumbuh mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi sesuai dengan jenis. Memiliki umur yang panjang dalam siklus hidupnya ± 30 -100 tahun bahkan lebih, tergantung dari jenisnya. Secara teknis bahan tanaman bambu dapat dikembangkan dengan teknik stek rhizome akar, stek batang, stek cabang serta benih. Masa pembibitan tanaman bambu biasanya memerlukan waktu antara 6-10 bulan. Sedangkan lahan yang paling optimal dan ideal dalam pengembangan tanaman bambu adalah wilayah asal jenis yang bersifat endemik tempat tumbuh, akan tetapi bambu memiliki toleransi cukup tinggi terhadap lahan kecuali pada lahan-lahan yang selalu tergenang. Untuk faktor-faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman bambu adalah kondisi iklim dan jenis tanah.

  1. Iklim: Tempat yang disukai tanaman bambu adalah lahan yang terbuka dan terkena sinar matahari langsung dengan suhu berkisar 8,8 – 36 C. Tanaman bambu bisa dijumpai mulai dari ketinggian 0 sampai 2.000 m dpl. Di Indonesia tanaman bambu dapat tumbuh pada berbagai tipe iklim, mulai dari tipe curah hujan A,B,C,D sampai E (Schmidt-Ferguson) atau dari iklim basah sampai kering. Semakin basah tipe iklimnya, semakin banyak jenis bambu yang dapat tumbuh dengan baik. Hal ini dikarenakan bambu termasuk jenis tanaman yang membutuhkan banyak air. Curah hujan yang dibutuhkan tanaman bambu minimal 1.020 mm/thn sedangkan kelembaban yang dikehendaki minimal 80%.
  2. Tanah: Bambu dapat tumbuh diberbagai jenis tanah, mulai dari tanah berat sampai ringan, tanah kering sampai becek dan dari subur sampai kurang subur. Juga dari tanah pegunungan yang berbukit sampai tanah yang landai. Perbedaan jenis tanah dapat berpengaruh terhadap kemampuan perebungan bambu. Tanaman bambu dapat tumbuh pada tanah yang bereaksi masam dengan pH 3,5 dan kondisi optimalnya tanah yang memiliki pH 5,0 sampai 6,5.
Aspek Ekonomi Bambu
Secara ekonomis, produk-produk yang berasal dari bambu memiliki nilai yang cukup baik. Banyak produk-produk yang dihasilkan mencakup mulai dari sandang (serat untuk pembuatan pakaian, dll), papan (papan lembaran, lantai, meubel, dll), pangan (rebung kalengan, kripik, aneka jenis makanan olahan, dll), estetika & budaya (kertas budaya untuk sembahyang, pernik-pernik artifisial ruangan, dll), kesehatan (arang, vinegar, dll) dan sebagainya. Dengan pengolahan berteknologi tinggi, bambu dapat dijadikan kertas kualitas nomor satu, bahan obat-obatan kesehatan berkualitas, dsb. Masih banyak lagi potensi bambu yang terpendam dan belum tergali, tentunya dibutuhkan suatu inovasi teknologi kedepan guna dapat mewujudkan potensi tersebut.
Untuk kebutuhan bambu dapat dicontohkan sebagai berikut :
  • Kebutuhan arang bambu 72 ton/bulan, namun hanya terpenuhi 2 ton/bulan (ekspor ke Jepang), eksportir dari Solo.
  • Industri dan Kerajinan bambu di desa Cebongan (Sleman, Yogyakarta) hanya terpenuhi 50% bahan baku dari kapasitas yang dimiliki
  • Di Kecamatan Manyar (Banyuwangi) untuk keranjang ikan membutuhkan bambu sampai 1.600 batang per hari.
  • Di Desa Pakraman Angseri (Bali) kebutuhan bambu untuk acara adat perawatan rumah adat dll mencapai 2.275 batang/tahun.
Selain itu, Indonesia juga telah menjadi anggota tetap International Network Bamboo and Rattan (INBAR) yang berpusat di Beeijing. Berdasarkan data yang dikumpulkan Direktorat Bina Perhutanan Sosial di 22 Provinsi terdapat luas tanaman bambu rakyat seluas 180.094,23 ha dengan perkiraan jumlah batang 540.962.125 batang.. Untuk negara yang menjadi tujuan ekspor bambu tercatat sebanyak 19 negara yang tersebar di Asia, Eropa, Australia dan Amerika. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa prospek pengembangan budidaya bambu memiliki prospek yang cerah mengingat besarnya kebutuhan akan bambu sementara pasokan yang ada masih terbatas

(Firmansyah, S.Hut)(sumber: firmansyahbetawi.wordpress.com) (edited)

Minggu, 30 Desember 2012

Pembelian voucer pln prabayar dengan mandiri banking

Fasilitas listrik prabayar dari PLN sangat menguntungkan, karena pelanggan bisa mengatur pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan tidak dikenai beban bulanan.
Sialnya pas pulsa habis, pas hari libur, pas hujan, pas posisi jauh dari ATM. 
Bersyukurlah bagi anda yang sudah mempunyai internet banking mandiri.
Setelah masuk ke mandiri banking, pilih menu: Bayar >Llistrik dan Gas
Pilih penyedia jasa PLN PRABAYAR.
Masukkan Meter ID dan jumlah pulsa yang diinginkan.
Selanjutnya masukkan No Token ke Meteran dan pulsa listrik langsung terisi.

berikut contoh hasinya: :
_______________________________________________________________________
30 Dec 2012, 16:43:20                                                                                        HELP

PEMBAYARAN  LISTRIK                                    Internet Banking Mandiri

TRANSAKSI ANDA TELAH BERHASIL 
Nomor Transaksi :      : 1212300093927
Tanggal - Jam            : 30 Dec 2012 - 16:43:20
Dari Rekening            : 138000XXXXXXX- Tabungan   Rp.
Kode  Penyedia Jasa  : 30300
Penyedia Jasa            : PLN PRABAYAR
Meter ID                   : 0111991XXXX
Nama                        : PXXXX PXXXX
Tarif/Daya/KWH      : R1/000002200/0000023090
Pembelian                : 200000
No Token                 : 54133688318870XXXXXX

Keterangan                                   :

Keterangan transfer ini akan disimpan di daftar transfer anda

Tagihan                 Keterangan                     Jumlah Tagihan      Mata  Uang
00                          TOTAL                              200.000,00                IDR

Jumlah Tagihan          :                                                    200.000,00
Biaya                        :                                                        3.500,00
Jumlah Pembayaran   :                                                    203.500,00
_____________________________________________________________

Kamis, 06 Desember 2012

SPEEDY INSTAN GRATIS di Setiap Rumah

1. Apakah yang dimaksud dengan layanan Speedy Instan?

Layanan Speedy Instan adalah adalah layanan Speedy dengan koneksi "normally open" yang dipasang pada pelanggan yang mengikuti program Broadband Ready

Pelanggan dapat menggunakan layanan Speedy setiap saat sesuai kebutuhan (pay as you use = PAYU) tanpa abonemen bulanan. Dengan sebelumnya TELKOM melakukan instalasi Speedy terlebih dahulu terhadap jaringan hingga instalasi modem di sisi pelangan dengan kondisi siap digunakan untuk koneksi internet.

2. Apakah yang harus disiapkan apabila ingin memanfaatkan layanan Speedy Instan?

Beberapa yang disiapkan antara lain :
a. Jaringan akses yang telah dipersiapan TELKOM untuk layanan Speedy Instan (sudah terdapat label Broadband Ready dari TELKOM).
b. Modem yang berfungsi baik dan terinstalasi untuk akses internet (Modem disediakan TELKOM)
c. Perangkat Komputer, notebook atau perangkat lain untuk akses internet (tablet, smartphone dll).

3. Apakah Speedy Instan berlaku untuk semua area layanan Speedy?

Ya, Speedy Instan berlaku untuk semua area layanan Speedy. Secara bertahap akan di implementasikan di Kota Jakarta, Surabaya, lalu diikut kota-kota lain secara Nasional.

4. Kapan Speedy Instan mulai diimplementasikan?

Speedy Instan mulai diimplementasikan mulai bulan Juni 2012

5. Bagaimana cara memanfaatkan Speedy Instan?

Cara memanfaatkan Speedy Instan sebagai berikut :
a. Setelah petugas melakukan aktivasi Speedy Instan, Pelanggan dapat menggunakan layanan Speedy Instan melalui portal Speedy Instan yang akan muncul secara otomatis.
b. Memilih paket yang diinginkan termasuk memilih jenis pembayaran (voucher, potong pulsa Flexi/GSM, ditagihkan ke PSTN, Debit/Credit Card).
c. Melakukan akses internet sesuai keinginan.

6. Apa saja paket Speedy Instan?

Paket Speedy Instan adalah sebagai berikut :

Catatan:
a. Free Internet akses 1 (satu) bulan pertama sejak aktif;
b. Free Konten UseeTV 3 (tiga) bulan pertama, setelah itu UseeTV hanya akan dapat diakses setelah pelanggan melakukan payment akses internet-nya;
c. Paket Speedy prepaid akan dideliver menyesuaikan dengan kualifikasi jaringan pelanggan, dengan standar layanan adalah paket 512 kbps;
d. Dikarenakan keterbatasan denominasi Telkom voucher fisik yang ada (Rp10.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000), serta belum memiliki kapabilitas split recharge (tidak bisa displit), maka untuk prepaid menggunakan Telkom Voucher hanya akan tersedia untuk pilihan paket 1 dan 3.

7. Apakah calon pelanggan perlu menyediakan modem ADSL untuk layanan Speedy Instan?

Tidak. Modem ADSL untuk layanan Speedy Instan disediakan oleh TELKOM.

8. Bagaimana kalau pelanggan ingin upgrade kecepatan Speedy Instan?

Pelanggan dapat mengupgrade layanan Speedy Instan menjadi Speedy Reguler dengan menghubungi Contact Center 147 atau melalui portal walled garden ketika pilihan upgrade paket telah tersedia.

9. Bagaimana benefit Speedy Instan bagi pengguna?

Benefit Speedy Instan bagi pengguna adalah sebagai berikut :
a. Kemudahan dalam melakukan proses aktivasi dengan mengakses wall garden portal layanan Speedy Instan.
b. Kemudahan akses internet baik dalam posisi fixed / home area maupun posisi mobile secara terbatas (menggunakan fasilitas WIFI dari Modem WIFI yang diinstall)
c. Kemudahan dan banyaknya alternatif jenis pembayaran Speedy Instan.

10. Dimana pengguna dapat menanyakan informasi lebih lanjut dan atau melaporkan keluhan Speedy Instan ini?

Pelanggan dapat menghubungi 02717574876 atau PlasaTELKOM atau Contact Center 147 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau menyampaikan keluhan.

Senin, 03 Desember 2012

100 Ribu Telepon Rumah Dipasangi Internet Gratis

TEMPO.CO, Surakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) Area Solo akan memasang Internet gratis untuk 100 ribu telepon rumah yang ada di eks-Karesidenan Surakarta. Manajer Area Telkom Solo, Raharjo, mengatakan program tersebut merupakan satu upaya untuk mengenalkan Internet kepada masyarakat.

“Pemasangan Internet gratis sudah kami mulai dua bulan lalu. Sudah ada 1.000 telepon rumah yang dipasang Internet gratis,” kata Raharjo kepada wartawan, Jumat, 27 Juli 2012. Sementara sisanya akan dipasang dalam 2-3 bulan ke depan.

Raharjo mengatakan tiap telepon rumah akan mendapat modem WiFi, yang bisa digunakan untuk mengakses Internet. Untuk mendapatkannya, pelanggan telepon rumah tidak perlu mengajukan permintaan. “Petugas kami yang akan mendatangi tiap rumah pelanggan untuk pemasangan modem,” ujarnya.

Setelah terpasang modem untuk akses Internet, pemilik telepon rumah dipersilakan mengakses Internet gratis selama sebulan dengan kecepatan 512 Kbps. Setelah satu bulan, jika ingin terus bisa mengakses Internet, harus membayar Rp 10 ribu per hari ((Mulai bulan Desember 2012, tarifnya turun menjadi Rp 5 ribu/ 24 jam, pen)). “Itu untuk pemakaian tanpa batas atau unlimited,” ujar dia.

Bisa juga mengajukan permohonan untuk berlangganan paket bulanan dengan harga Rp 99 ribu per bulan untuk kecepatan 384 Kbps dan Rp 125 ribu per bulan dengan kecepatan 512 Kbps. “Atau kalau memang tidak menginginkan layanan Internet, nanti alatnya kami ambil lagi,” katanya.

Raharjo menuturkan program di atas untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses Internet. Sebab dengan sering mengakses Internet, dia meyakini akan memperluas wawasan dan pengetahuan masyarakat. “Saat ini baru 20 persen masyarakat Indonesia yang melek Internet,” ucapnya.

 UKKY PRIMARTANTYO

 (sumber: tempo, edited)

Kamis, 08 November 2012

Penantian Air Bersih Itu Kini di Depan Mata

Penantian Air Bersih Itu Kini di Depan Mata

Selasa, 06/11/2012

Suasana riuh menghiasi kampung di Dukuh Sunggingan dan Pilangsari, Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Sragen, Senin (5/11) pagi. Di sepanjang jalan hingga ke gang-gang masuk kampung, puluhan warga tua muda bahu membahu bekerja bakti menggali tanah di tepi jalan dengan penuh semangat.

Di antara kerumunan warga, tampak beberapa pria dengan seragam bertuliskan Palang Merah Indonesia (PMI) serta beberapa pengusaha kondang Solo yang tergabung dalam komunitas Rotary Club. Bersama warga, mereka pun tanpa canggung menggali tanah yang menurut rencana akan dipasangi pipa untuk jaringan saluran air bersih.

Kedatangan petinggi Rotary Club dan PMI pagi itu memang seolah mengirim pesan gembira yang puluhan tahun dinanti oleh warga. Kondisi wilayah Sunggingan yang berbukit-bukit dengan tipikal tanah keras dan sulit air, menjadi kendala warga untuk bisa mendapat air bersih acap kali musim kemarau tiba.

“Hampir setiap musim kemarau kami selalu kesulitan air bersih. Semua sumur di rumah dan sumber air yang ada mengering. Kadang pas waktu kemarau itu, saking sulitnya cari air kami pilih tidak mandi,” ujar Sholeh (40), warga Sunggingan RT 6.

Bahkan saking senangnya, ia dan warga lain mengaku siap menanggalkan seluruh aktivitas pekerjaan mereka demi selesainya pembuatan jaringan pipa. “Ibaratnya disuruh apapun kami mau yang penting ada sumber air yang bisa diambil sewaktu-waktu. Sudah puluhan tahun kami merindukan ada jaringan air bersih. Apalagi ini gratis,” timpal Sunar (38), warga lainnya.

Ketua PMI Solo Sumartono Hadinoto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan komunitas Rotary Club memang merintis bantuan satu unit sumur di Pilangsari, Sunggingan berikut tandon dan pipanisasi untuk ratusan warga di wilayah itu. Selain wujud kepedulian, bantuan sumur serta pipanisasi itu sekaligus untuk menghapus pola bantuan yang selama ini diwujudkan dalam bentuk kiriman air bersih.

“Jadi kita buatkan satu sumur, kemudian beberapa tandon berkapasitas 5.000 liter yang nanti dialirkan melalui pipa ke rumah warga. Sehingga tidak perlu droping air bersih lagi. Singkatnya sekali membantu tapi bisa bermanfaat untuk selamanya,” timpal Presiden Rotary Club, Priyo Hadi Susanto, saat mencoba debit pertama sumur yang dibuat.

Wardoyo(sumber: Harian Joglosemar)