Minggu, 30 Desember 2012

Pembelian voucer pln prabayar dengan mandiri banking

Fasilitas listrik prabayar dari PLN sangat menguntungkan, karena pelanggan bisa mengatur pemakaian listrik sesuai kebutuhan dan tidak dikenai beban bulanan.
Sialnya pas pulsa habis, pas hari libur, pas hujan, pas posisi jauh dari ATM. 
Bersyukurlah bagi anda yang sudah mempunyai internet banking mandiri.
Setelah masuk ke mandiri banking, pilih menu: Bayar >Llistrik dan Gas
Pilih penyedia jasa PLN PRABAYAR.
Masukkan Meter ID dan jumlah pulsa yang diinginkan.
Selanjutnya masukkan No Token ke Meteran dan pulsa listrik langsung terisi.

berikut contoh hasinya: :
_______________________________________________________________________
30 Dec 2012, 16:43:20                                                                                        HELP

PEMBAYARAN  LISTRIK                                    Internet Banking Mandiri

TRANSAKSI ANDA TELAH BERHASIL 
Nomor Transaksi :      : 1212300093927
Tanggal - Jam            : 30 Dec 2012 - 16:43:20
Dari Rekening            : 138000XXXXXXX- Tabungan   Rp.
Kode  Penyedia Jasa  : 30300
Penyedia Jasa            : PLN PRABAYAR
Meter ID                   : 0111991XXXX
Nama                        : PXXXX PXXXX
Tarif/Daya/KWH      : R1/000002200/0000023090
Pembelian                : 200000
No Token                 : 54133688318870XXXXXX

Keterangan                                   :

Keterangan transfer ini akan disimpan di daftar transfer anda

Tagihan                 Keterangan                     Jumlah Tagihan      Mata  Uang
00                          TOTAL                              200.000,00                IDR

Jumlah Tagihan          :                                                    200.000,00
Biaya                        :                                                        3.500,00
Jumlah Pembayaran   :                                                    203.500,00
_____________________________________________________________

Kamis, 06 Desember 2012

SPEEDY INSTAN GRATIS di Setiap Rumah

1. Apakah yang dimaksud dengan layanan Speedy Instan?

Layanan Speedy Instan adalah adalah layanan Speedy dengan koneksi "normally open" yang dipasang pada pelanggan yang mengikuti program Broadband Ready

Pelanggan dapat menggunakan layanan Speedy setiap saat sesuai kebutuhan (pay as you use = PAYU) tanpa abonemen bulanan. Dengan sebelumnya TELKOM melakukan instalasi Speedy terlebih dahulu terhadap jaringan hingga instalasi modem di sisi pelangan dengan kondisi siap digunakan untuk koneksi internet.

2. Apakah yang harus disiapkan apabila ingin memanfaatkan layanan Speedy Instan?

Beberapa yang disiapkan antara lain :
a. Jaringan akses yang telah dipersiapan TELKOM untuk layanan Speedy Instan (sudah terdapat label Broadband Ready dari TELKOM).
b. Modem yang berfungsi baik dan terinstalasi untuk akses internet (Modem disediakan TELKOM)
c. Perangkat Komputer, notebook atau perangkat lain untuk akses internet (tablet, smartphone dll).

3. Apakah Speedy Instan berlaku untuk semua area layanan Speedy?

Ya, Speedy Instan berlaku untuk semua area layanan Speedy. Secara bertahap akan di implementasikan di Kota Jakarta, Surabaya, lalu diikut kota-kota lain secara Nasional.

4. Kapan Speedy Instan mulai diimplementasikan?

Speedy Instan mulai diimplementasikan mulai bulan Juni 2012

5. Bagaimana cara memanfaatkan Speedy Instan?

Cara memanfaatkan Speedy Instan sebagai berikut :
a. Setelah petugas melakukan aktivasi Speedy Instan, Pelanggan dapat menggunakan layanan Speedy Instan melalui portal Speedy Instan yang akan muncul secara otomatis.
b. Memilih paket yang diinginkan termasuk memilih jenis pembayaran (voucher, potong pulsa Flexi/GSM, ditagihkan ke PSTN, Debit/Credit Card).
c. Melakukan akses internet sesuai keinginan.

6. Apa saja paket Speedy Instan?

Paket Speedy Instan adalah sebagai berikut :

Catatan:
a. Free Internet akses 1 (satu) bulan pertama sejak aktif;
b. Free Konten UseeTV 3 (tiga) bulan pertama, setelah itu UseeTV hanya akan dapat diakses setelah pelanggan melakukan payment akses internet-nya;
c. Paket Speedy prepaid akan dideliver menyesuaikan dengan kualifikasi jaringan pelanggan, dengan standar layanan adalah paket 512 kbps;
d. Dikarenakan keterbatasan denominasi Telkom voucher fisik yang ada (Rp10.000, Rp 20.000, dan Rp 50.000), serta belum memiliki kapabilitas split recharge (tidak bisa displit), maka untuk prepaid menggunakan Telkom Voucher hanya akan tersedia untuk pilihan paket 1 dan 3.

7. Apakah calon pelanggan perlu menyediakan modem ADSL untuk layanan Speedy Instan?

Tidak. Modem ADSL untuk layanan Speedy Instan disediakan oleh TELKOM.

8. Bagaimana kalau pelanggan ingin upgrade kecepatan Speedy Instan?

Pelanggan dapat mengupgrade layanan Speedy Instan menjadi Speedy Reguler dengan menghubungi Contact Center 147 atau melalui portal walled garden ketika pilihan upgrade paket telah tersedia.

9. Bagaimana benefit Speedy Instan bagi pengguna?

Benefit Speedy Instan bagi pengguna adalah sebagai berikut :
a. Kemudahan dalam melakukan proses aktivasi dengan mengakses wall garden portal layanan Speedy Instan.
b. Kemudahan akses internet baik dalam posisi fixed / home area maupun posisi mobile secara terbatas (menggunakan fasilitas WIFI dari Modem WIFI yang diinstall)
c. Kemudahan dan banyaknya alternatif jenis pembayaran Speedy Instan.

10. Dimana pengguna dapat menanyakan informasi lebih lanjut dan atau melaporkan keluhan Speedy Instan ini?

Pelanggan dapat menghubungi 02717574876 atau PlasaTELKOM atau Contact Center 147 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau menyampaikan keluhan.

Senin, 03 Desember 2012

100 Ribu Telepon Rumah Dipasangi Internet Gratis

TEMPO.CO, Surakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) Area Solo akan memasang Internet gratis untuk 100 ribu telepon rumah yang ada di eks-Karesidenan Surakarta. Manajer Area Telkom Solo, Raharjo, mengatakan program tersebut merupakan satu upaya untuk mengenalkan Internet kepada masyarakat.

“Pemasangan Internet gratis sudah kami mulai dua bulan lalu. Sudah ada 1.000 telepon rumah yang dipasang Internet gratis,” kata Raharjo kepada wartawan, Jumat, 27 Juli 2012. Sementara sisanya akan dipasang dalam 2-3 bulan ke depan.

Raharjo mengatakan tiap telepon rumah akan mendapat modem WiFi, yang bisa digunakan untuk mengakses Internet. Untuk mendapatkannya, pelanggan telepon rumah tidak perlu mengajukan permintaan. “Petugas kami yang akan mendatangi tiap rumah pelanggan untuk pemasangan modem,” ujarnya.

Setelah terpasang modem untuk akses Internet, pemilik telepon rumah dipersilakan mengakses Internet gratis selama sebulan dengan kecepatan 512 Kbps. Setelah satu bulan, jika ingin terus bisa mengakses Internet, harus membayar Rp 10 ribu per hari ((Mulai bulan Desember 2012, tarifnya turun menjadi Rp 5 ribu/ 24 jam, pen)). “Itu untuk pemakaian tanpa batas atau unlimited,” ujar dia.

Bisa juga mengajukan permohonan untuk berlangganan paket bulanan dengan harga Rp 99 ribu per bulan untuk kecepatan 384 Kbps dan Rp 125 ribu per bulan dengan kecepatan 512 Kbps. “Atau kalau memang tidak menginginkan layanan Internet, nanti alatnya kami ambil lagi,” katanya.

Raharjo menuturkan program di atas untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses Internet. Sebab dengan sering mengakses Internet, dia meyakini akan memperluas wawasan dan pengetahuan masyarakat. “Saat ini baru 20 persen masyarakat Indonesia yang melek Internet,” ucapnya.

 UKKY PRIMARTANTYO

 (sumber: tempo, edited)

Kamis, 08 November 2012

Penantian Air Bersih Itu Kini di Depan Mata

Penantian Air Bersih Itu Kini di Depan Mata

Selasa, 06/11/2012

Suasana riuh menghiasi kampung di Dukuh Sunggingan dan Pilangsari, Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Sragen, Senin (5/11) pagi. Di sepanjang jalan hingga ke gang-gang masuk kampung, puluhan warga tua muda bahu membahu bekerja bakti menggali tanah di tepi jalan dengan penuh semangat.

Di antara kerumunan warga, tampak beberapa pria dengan seragam bertuliskan Palang Merah Indonesia (PMI) serta beberapa pengusaha kondang Solo yang tergabung dalam komunitas Rotary Club. Bersama warga, mereka pun tanpa canggung menggali tanah yang menurut rencana akan dipasangi pipa untuk jaringan saluran air bersih.

Kedatangan petinggi Rotary Club dan PMI pagi itu memang seolah mengirim pesan gembira yang puluhan tahun dinanti oleh warga. Kondisi wilayah Sunggingan yang berbukit-bukit dengan tipikal tanah keras dan sulit air, menjadi kendala warga untuk bisa mendapat air bersih acap kali musim kemarau tiba.

“Hampir setiap musim kemarau kami selalu kesulitan air bersih. Semua sumur di rumah dan sumber air yang ada mengering. Kadang pas waktu kemarau itu, saking sulitnya cari air kami pilih tidak mandi,” ujar Sholeh (40), warga Sunggingan RT 6.

Bahkan saking senangnya, ia dan warga lain mengaku siap menanggalkan seluruh aktivitas pekerjaan mereka demi selesainya pembuatan jaringan pipa. “Ibaratnya disuruh apapun kami mau yang penting ada sumber air yang bisa diambil sewaktu-waktu. Sudah puluhan tahun kami merindukan ada jaringan air bersih. Apalagi ini gratis,” timpal Sunar (38), warga lainnya.

Ketua PMI Solo Sumartono Hadinoto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan komunitas Rotary Club memang merintis bantuan satu unit sumur di Pilangsari, Sunggingan berikut tandon dan pipanisasi untuk ratusan warga di wilayah itu. Selain wujud kepedulian, bantuan sumur serta pipanisasi itu sekaligus untuk menghapus pola bantuan yang selama ini diwujudkan dalam bentuk kiriman air bersih.

“Jadi kita buatkan satu sumur, kemudian beberapa tandon berkapasitas 5.000 liter yang nanti dialirkan melalui pipa ke rumah warga. Sehingga tidak perlu droping air bersih lagi. Singkatnya sekali membantu tapi bisa bermanfaat untuk selamanya,” timpal Presiden Rotary Club, Priyo Hadi Susanto, saat mencoba debit pertama sumur yang dibuat.

Wardoyo(sumber: Harian Joglosemar)

Senin, 13 Agustus 2012

Quantum Awareness Healing, Metode Penyembuhan Secara Mandiri



Kota Yogyakarta

Quantum Awareness Healing, Metode Penyembuhan Secara Mandiri


Danar Widiyanto | Rabu, 8 Agustus 2012 | 14:14 WIB | Dibaca: 40 | Komentar: 0
Ronal Adrianto (kiri) dan Yuli Hartini (kanan) saat bersilaturahmi ke KR. Foto: Yuwonoe
YOGYA (KRjogja.com) - Pengobatan Alernatif merupakan salah satu sarana untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang selama ini hanya bertumpu pada pengobatan medis. Ditengah mahalnya biaya berobat secara medis saat ini, pengobatan alternatif menjadi pilihan bagi sebagian orang.

Quantum Awarness Healing (QAH) menawarkan sesuatu yang berbeda. QAH merupakan salah satu metode pengobatan yang dilakukan secara mandiri, yaitu metode terapi yang pengobatannya dengan cara pengelolaan energi dari diri sendiri secara rileks, dan bermanfaat untuk membuang toksin (racun) serta penyakit yang mengendap di dalam jaringan tubuh kita. QAH memberikan wacana dan menyadarkan bahwa sesungguhnya setiap manusia memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan orang lain.

"Tidak ada istilah penyaluran atau tranfer energi dalam Quantum Awarness Healing, bukan hipno bukan magic. Semua dilakukan dengan kesadaran murni (pure awareness), bahwa diri kita paling tahu mengenai kesehatan tubuh kita. Kemampuan ini sudah didapat sejak manusia dilahirkan dan kita semua bisa melakukannya," ungkap Ronald Adrianto, pendiri dan pemilik Quantum Awarness Healing, saat bersilturahmi ke redaksi Kedaulatan Rakyat (KR), Rabu (8/8).

Selain dari itu, QAH berfungsi untuk menghilangkan darah kotor yang sudah tidak berguna lagi yang merupakan cikal-bakal seseorang terjangkit satu penyakit. Alhasil dari metode terapi yang semacam ini, menciptakan filter sirkulasi dalam peredaran darah sehingga kondisi darah kembali normal, dan dengan izin Tuhan tubuh kita pun menjadi kembali sehat.

Hal yang sama juga diutarakan Yuli Hartini, pemilik cabang QAH Surakarta yang terletak di Jl. Kalingga III No 2C, Kadipiro, Surakarta. "Quantum Awareness Healing merupakan metode penyembuhan alami yang ilmiah dan berbeda dengan teknik penyembuhan energi lainnya. Kini metode penyembuhan ini menjadi pilihan yang menarik, mudah, murah, sederhana, nyata dan luar biasa," terang Yuli Hartini.

Guna menyebarkan dan menyadarkan penggunaan kesadaran murni serta perasaan yang wow (wow feeling), Workshop Quantum Awarness Healing akan digelar di Solo, Yogyakarta dan Semarang. Jadwal Workshop Solo dilaksanakan hari Sabtu (25/8) di Hotel Fave, Yogyakarta dilaksankan hari Minggu (26/8) di Hotel Arjuna dan Semarang dilaksanakan hari Minggu (2/9). Untuk informasi lengkap bisa menghubungi Griya Therapy Kirana, Tegalrejo No.40 Ngaglik Sleman (Jl. Kaliurang Km 12,5). (Ndw)

Sumber: kedaulatan Rakyat Online

Kamis, 08 Maret 2012

Panduan Relaksasi

Panduan relaksasi ini diperuntukkan bagi Anda yang belum mengikuti Workshop QAH (Quantum Awareness Healing), tetapi ingin mencoba melakukan QAH  sendiri di rumah. Biasanya setelah  melihat video QAH, atau melihat/mendengar siaran langsung di TV/radio atau saat diterapi jarak jauh atau saat ingin melanjutkan terapi QAH secara mandiri. Setelah Anda mengikuti Workshop QAH (Quantum Awareness Healing), anda bisa melakukan terapi kapan saja secara spontan, menerapi diri sendiri atau orang lain, baik secara langsung maupun jarak jauh.
Saat Anda mencoba sendiri untuk melakukan Terapi Kesadaran Murni (Quantum Awareness Healing), Anda harus dalam keadaan serileks mungkin, jika kondisi itu sudah terjadi pada diri Anda, maka Anda sudah dapat mulai melakukan terapi ini. Tapi, jika Anda masih belum dalam kondisi rileks, Anda perlu waktu 5 sampai 15 menit untuk melakukan tahapan-tahapan berikut:

Hilangkan Tekanan Diri Anda
Ketegangan adalah musuh terburuk Anda. .Tubuh Anda harus benar-benar rileks sehingga pikiran Anda bebas untuk berkeliaran di mana ia suka. Hal ini biasa di sebut "scanning". Kita tahu untuk mendeteksi virus pada komputer atau HP, kita bisa melakuakn scanning dengan anti virus, agar komputer atau Hp terbebas dari virus. Jika computer atau HP terbebas dari virus maka program yang ada berjalan sesuai sebagaimana mestinya. Begitu juga, agar terapi yang kita lakukan mendapatkan hasil sesuai yang Anda harapkan sebelum melakukan terapi lakukan scanning pada diri Anda.

Untuk melakukan hal ini, bernafaslah perlahan, sehingga pernafasan satu ke berikutnya tanpa ada tekanan. Fokuskan pikiran Anda ke berbagai bagian tubuh Anda, seperti dari kepala ke ibu jari Anda. Fokuslah pada setiap bagian selama 5 - 15 detik, pastikan benar-benar rileks sebelum pindah ke bagian berikutnya. Misalnya Anda bisa mulai dengan bagian atas kepala Anda, kemudian dahi, maka mata, pipi, mulut, rahang, leher, dan sebagainya. Adapun posisi tubuh bebas, sambil berdiri, duduk atau lainnya.

Untuk menfokuskan pikiran pada anggota tubuh tidaklah suatu hal yang nampak nyata. Tindakan ini tidak berarti dengan menggunakan bantuan mata untuk melihat pada anggota tubuh tersebut. Ok, saya berikan satu contoh saat pikiran Anda fokus pada anggota badan tertentu: ketika jari tangan kiri Anda tergores pisau. Anda merasakan sakit dan perih walaupun mata Anda tidak melihat pada jari Anda yang luka. Anda merasa sakit dan perih karena pikiran Anda terfokus pada jari tangan kiri Anda. Begitu Anda mengalihkan pikiran Anda pada anggota tubuh atau hal lainnya, rasa perih dan sakit hilang. Begitulah Anda melakukan scanning pada setiap anggota tubuh, alihkan semua perhatian dan pikiran Anda pada bagian tersebut cukup 5 - 15 detik saja, pastikan benar-benar rileks sebelum pindah ke bagian berikutnya.

Mata Tertutup
Tutuplah mata untuk mengurangi masukan pada otak yang tidak di inginkan. Menutup mata menghilangkan sekitar 80% dari input eksternal otak.

Atur Posisi Mata
Pengaturan posisi mata adalah cara yang bagus untuk membantu membawa pikiran ke suatu keadaan mental yang tenang. Bila Anda menengadah, bagian visual dalam otak akan terangsang. Itulah sebabnya banyak orang melihat keatas ketika mereka mencoba untuk memecahkan masalah matematika, atau mencoba mengingat sesuatu yang di dengar.

Ok, sekarang Anda memulai mengatur posisi mata agar bisa masuk kondisi rileks. Sebelumnya perlu di ketahui bahwa bagi banyak orang, posisi alami bola mata mereka adalah sedikit ke atas. Angkat bola mata Anda ke atas lebih banyak, hal ini memicu otak Anda untuk mulai memproduksi sejumlah besar Gelombang Otak (Brainwave) Alpha, tetapi jangan di paksakan sehingga tidak nyaman. Mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri, sehingga jika Anda merasa tidak nyaman, biarkan mata beristirahat pada posisi biasanya.

Setelah Anda mengangkat bola mata ke atas lebih banyak, tutuplah kelopak mata dan rasakan perasaan santai yang dalam. Lihat gambar di bawah!


Posisi mata normal
Bola mata berbalik sedikit ke atas
  Mata ditutup dengan posisi bola
 mata berbalik sedikit ke atas. 

Count Down
Menghitung mundur (cukup di bayangkan dalam pikiran tidak usah di ucapkan) dari 10, 20, 50 atau 100 adalah cara yang tepat untuk membuat rileks tubuh Anda dan membantu memfokuskan pikiran Anda. Dianjurkan untuk menghitung mundur seperti ini:
"Sepuluh .. saya semakin relaks setiap saya menghitung mundur. ... Sembilan, pada hitungan nol Aku benar-benar santai, delapan.... Pikiran dan tubuh saya benar-benar santai pada hitungan 0 ......" dan sebagainya.

Memvisualisasikan angka juga sangat membantu untuk bisa rileks. Ketika Anda berpikir setiap angka, visualisasikan angka tersebut mengambang di ruang 3 Dimensi, berputar, bersinar atau memantulkan cahaya.

Membayangkan
Visualisasi (membayangkan tanpa di ucapkan di mulut) adalah cara yang bagus untuk mengalihkan pikiran Anda. Visualisasikan objek sederhana, misalnya: kunci. Tambahkan warna untuknya, bayangkan kunci tadi berputar di 3 Dimensi, bersinar dan menjadikan terang dunia di sekitarnya.

Bernafas Melalui Abdomen Anda
Bernapas sangat berhubungan dengan gelombang pada otak. Pernapasan yang dalam akan menyebabkan Anda secara cepat merasa santai. Bernapas melalui dada biasa di kaitkan dengan respon saat naik Pesawat atau sering terjadi pada saat Anda stress. Pernapasan perut, menyebabkan perasaan Percaya Diri dan sangat santai. Untuk mengetahui apakah Anda bernapas dengan benar, letakkan satu tangan di dada dan yang lainnya di perut. Bila Anda menarik nafas, tangan di perut Anda harus naik sementara tangan pada dada Anda harus tetap seperti semula tanpa tergeser. Bernafaslah dengan benar seperti gambar di bawah!
Nafas keluar
Menarik Nafas














Bernapaslah Merata
Cobalah untuk tetap bernafas dengan stabil. Juga, menghirup pada tingkat yang sama seperti Anda mengeluarkan napas. Banyak orang memiliki kecenderungan saat menghirup membutuhkan waktu yang lama dan kemudian mengembuskan napas dengan sangat cepat, atau sebaliknya. Menjaga keseimbangan antara keduanya akan membantu Anda rileks dan juga meningkatkan efektivitas Pemrograman Mental Anda.

Bersantai Dengan Napas Anda
Ambil napas dalam-dalam, melalui perut Anda, dan pada setiap napas sedikit lebih santai. Rileks pada saat membuang napas akan lebih mudah jika Anda bernafas dengan lambat dan panjang. Setiap napas harus bisa menciptakan sedikit lebih santai sampai relaksasi benar-benar tercapai sepenuhnya.

Rilekskan Kelopak mata
Lemaskan kelopak mata. Tubuh Anda dapat mengetahui bahwa Anda sedang berpura-pura rileks melalui ketegangan di kelopak mata Anda. Rilekskan kelopak mata Anda dan pikiran Anda akan tertipu dan ikut rileks.

Biarkan Rahang Anda Turun
Majukan ke depan dan biarkan rahang Anda sedikit turun sampai adalah merasa santai. Rahang adalah tempat yang tepat bagi tubuh Anda untuk menyembunyikan ketegangan. Jangan khawatir, tidak ada yang melihat rahang Anda yang sedikit turun, jadi biarkan turun sedikit.

Lemaskan Tubuh Saat Anda Merasa Tegang
Pada saat Anda mungkin merasa bahwa bagian-bagian tertentu dari tubuh Anda tegang, dengan begitu tubuh Anda memberitahu bahwa bagian-bagian tersebut membutuhkan rileks. Jika Anda merasa kaki, lengan atau bagian lain dari tubuh Anda tegang, lemaskan perlahan-lahan dan biarkan ketegangan pergi.
Untuk melakukan hal ini, atur posisi senyaman mungkin, misalnya dengan duduk dan rasakan semua anggota tubuh seakan tak berotot, tanpa ada anggota tubuh dan syaraf yang terjepit, dan pastikan pakaian yang Anda pakai longgar tidak ketat. Tidak perlu melemaskan otot-otot dan anggota tubuh dengan menggoyang-goyangkan seperti pemanasan olahraga.

Bayangkan Sebuah Tempat di mana Anda Paling Santai (Contoh Tempat Tidur)
Berpikir tentang tempat di mana Anda biasanya santai merupakan cara terbaik untuk menipu tubuh (dan pikiran) menjadi santai dengan sendirinya. Tempat tidur Anda adalah pilihan yang paling tepat, tapi mungkin sofa atau pantai akan sesuai dan lebih baik buat Anda.

Sensasi Saat Terapi
Bila Anda mulai melakukan terapi QAH, Anda mungkin menemukan beberapa sensasi. Ini normal dan akan berhenti sendiri di saat terapi atau saat terapi selesai..
  • Gerakan atau Berkedut. Ketika melakukan terapi, beberapa bagian tubuh terasa berkedut atau mau bergerak sendiri. Jangan khawatir, ini normal dan merupakan bagian dari usaha tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri,. Ikuti saja prosesnya sampai selesai, jangan ditahan dan jangan dilawan.
  • Perasaan yang berubah-ubah. Ketika melakukan terapi bisa timbul perasaan ingin menangis, tertawa, berteriak atau perasaan lainnya.  Jangan khawatir, ini normal dan merupakan bagian dari usaha tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri,.Ikuti saja prosesnya sampai selesai, jangan ditahan dan jangan dilawan.
  • Kenangan yang telah terkubur menjadi teringat. Hal-hal yang telah terlupakan dalam dekade tertentu teringat kembali adalah normal. Kadang-kadang Anda mungkin teringat sesuatu yang tidak diinginkan dan mungkin harus mengulang sesi. Hal ini biasa terjadi pada beberapa orang, kejadian ini sebenarnya pikiran Anda mengatakan bahwa pikiran bawah sadar Anda memerlukan bantuan.
  • Air liur. Ketika tubuh rileks, biasanya meningkatkan produksi air liurnya. Jangan khawatir, ini normal. 
  • Gatal-gatal. Kebanyakan orang mengalami gatal-gatal yang tidak jelas, tepatnya pada pertama kali mereka melakukan QAH. Ini normal. Cobalah untuk mengabaikannya. Menuruti dan menggaruknya hanya akan menyebabkan lebih terasa ke permukaan. Ambil napas dalam-dalam (melalui perut) dan abaikan gatal. Hal ini akan membuat rasa gatal berangsur hilang.
sumber: gelombangotak.com (edited)

Minggu, 26 Februari 2012

Yang Terlupakan: Djaka Sasmita, Ibnu Sina dari Bantul


Sekitar seribu tahun lalu lahir seorang tokoh yang kemudian menjadi pionir dalam bidang kedokteran modern. Namanya Ibnu Sina. Di Barat tokoh ini lebih dikenal dengan nama Avicenna. Ia bukan saja ahli mengobati berbagai penyakit, tapi juga seorang filsuf Islam yang sangat terkenal.

Nah, kini dari Bantul Yogyakarta telah muncul "Ibnu Sina" yang lain.Namanya Djaka Sasmita, seorang ilmuwan jenius yang rendah hati tapijuga mahir mengobati berbagai penyakit. Sebagai ilmuwan, Djaka berhasil menelorkan karya-karya inovatif yang bermanfaat bagi kepentingan orang banyak. Sebagai "dokter", ia telah berhasil menyembuhkan ribuah orang.

Dalam mengobati penyakit, Djaka menggunakan metode terapi Gelombang Non Elektro Magnetik (GNEM). Gelombang ini dipancarkan dari komputer yang programnya dirancang sendiri oleh Djaka, demikian panggilan akrabnya. Dengan metode ini suatu penyakit dapat dideteksi secara lebih dini dan sangat akurat, sekaligus memberikan terapi secara tepat tanpa akibat samping.
Seorang bernama Bieke Rubindra setelah diperiksa dengan GNEM terdeteksi mengindap penyakit hipertiroid dan kanker getah bening. Karena tidak merasa ada keluhan, ia tak percaya. Dua tahun kemudian ia sakit dan setelah diperiksa di laboratorium medis, ia dinyatakan sakit kanker getah bening. Terbukti, GNEM mampu mendeteksi penyakit 2 tahun lebih cepat.

Dr Justiar Gunawan dari BPPT, anaknya terserang kanker otak dan leukemia. Dokter sudah angkat tangan. Kini berobat ke Djaka, keadaannya berangsung-angsur membaik. "Tinggal terapi lewat telpon saja," katanya.

Masih ada cerita lain. Amaliyah Madiyan, dokter sekaligus dosen di Fakultas Kedokteran UGM ini terserang penyakit jantung. Akibatnya, ia merasa cepat letih. Kemudian ikut terapi di Isiteks (klinik kesehatan milik Djaka) selama 25 menit. Hasilnya, setelah ikut terapi 4 kali, kini penyakit jantung sembuh dan ia merasa segar kembali.

Anak Jenius
Djaka Sasmita adalah anak keempat dari Djogo Pertiwi (alm), seorang juru kunci makam raja-raja Mataram Imogiri Bantul Yogyakarta. Terlahir 47 tahun lalu, Djaka kecil menempuh pendidikan SD dan SMP di Imogiri, lalu SMA di Bantul. Begitu lulus ia kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) jurusan Kimia. Dasar anak cerdas, sejak sekolah dasar Djaka selalu meraih juara, bahkan sewaktu kuliah sempat lompat dari tingkat pertama langsung ke tingkat tiga. Sebuah prestasi yang hanya dimiliki tiga dari ribuan
mahasiswa seangkatannya di almamaternya. "Ia memang mempunyai kecerdasan di atas teman-teman yang lain," kata Sabirin Mastjeh, kawan kuliah Djaka.

Namun justru sejak kenaikan tingkat itu ia didera kegelisahan. Djaka tidak menemukan apa yang dicarinya. Belajar di perguruan tinggi baginya hanya membuang waktu. Sebab, yang dipelajari hal-hal yang tidak praktis dan menjemukan. Hukum-hukum yang diajarkan di kampus menurutnya tidak kuat dan banyak kelemahan. Djaka merasa tak bakal mencapai cita-citanya sebagai penemu yang dapat memberi sumbangan bagi dunia pengetahuan, apabila terus berkutat dengan kuliahnya. Djaka pun jadi malas kuliah dan memilih sibuk melakukan penelitian-penelitian sendiri. Hanya atas saran orang tua dan beberapa pihak, Djaka bersedia melanjutkan kuliahnya. Tetapi belum lagi lulus, ia sudah diminta mengajar di almamaternya. Bahkan pada tahun l977 oleh ketua program Matematika, Djaka diminta mengajar para dosen Matematika, Fisika dan Kimia. Uniknya, tiga tahun kemudian Djaka baru meraih gelar sarjana.

Gelar doktornya diselesaikan di Belanda, yakni di bidang Thermodinamika di Universitas Utrecht (Belanda), tempat di mana Aristoteles pernah belajar. Di Utrecht Djaka lebih banyak mengikuti
berbagai seminar dan diskusi ketimbang kuliah di ruang kelas. Di situlah ia memaparkan teori-teori temuannya. Mulanya banyak ilmuwan menentangnya. Namun setelah Djaka sedikit menjelaskan, mereka bisa
menerima. Bisa jadi, itu karena mereka tidak mampu mematahkan teori-teorinya Djaka. Termasuk salah seorang profesor pembimbingnya sendiri akhirnya "menyerah". "Ilmu saya tidak cukup untuk mengajari Anda, sayalah yang harus belajar pada Anda", kata Sang Profesor.

Praktis Djaka tidak banyak mengikuti kuliah selama di Belanda. Dia hanya menghabiskan waktunya untuk belajar sendiri dan berkunjung ke berbagai perpustakaan. Di sinilah Djaka menemukan sebagian dari
khazanah keilmuan Islam jaman dulu yang dicuri orang-orang Barat. "Diperpustakaan Elschecunde yang terletak di jalan Padualan, ada beberapa karya ilmuwan Muslim dalam tulisan aslinya," kenangnya.

Dari situ pula Djaka mengetahui bahwa dalil sinus cosinus itu penemunya adalah ilmuwan Muslim. Dalam mengembangkan ilmunya kemudian, Djaka merasa cukup dengan al-Qur'an saja. "Al-Quran ini sudah lengkap kandungannya, tinggal kita baca, tambang dan olah saja", kata Djaka yang pernah nyantri di salah satu pesantren di Jawa Timur itu. Hal ini dibuktikannya, misalnya pada ayat nuurun `alaa nuurin yang artinya `cahaya di atas cahaya' dipahaminya bahwa cahaya itu bertingkat-tingkat. Berdasarkan ayat ini, Djaka berhasil meracik berbagai peralatan medis yang memiliki kecepatan berlipat dibanding yang sudah ada.
Misalnya Alat Laju Endap Darah (LED), dapat bekerja sepuluh kali lebih cepat dari peralatan biasa dengan kemampuan periksa hingga 64 pasien sekaligus. Temuan lainnya adalah alat test DNA yang di rumah sakit bisa memakan waktu beberapa hari, di klinik Djaka cukup dengan waktu setengah menit saja.

Untuk menularkan ilmunya, pada tahun 1992 Djaka mendirikan Pesantren Terpadu ISITEKS (Islam, Ilmu, Teknologi dan Seni). Misinya memberikan bekal Islam, ilmu, teknologi dan seni yang handal bagi para
santrinya. Mottonya, "mengejar IPTEK bersumber dari al-Qur'an". Ini memang bukan pesantren biasa, sebab kebanyakan santrinya adalah ilmuwan dari berbagai disiplin bidang ilmu seperti kedokteran,
komputer, biologi, pertanian, kimia, fisika dan lainnya. Karena itu di ISITEKS ada beberapa pusat kajian. Misalnya seperti Pusat Kajian Kimia, Pusat Kajian Biologi, Pusat Kajian Teknologi
Komputer, Pusat Kajian Kesehatan dll. Sebulan sekali, para santri Djaka datang untuk melakukan temu bidang multi disipliner. Masing-masing mengungkapkan perkembangan penelitian mereka dan Djaka memberikan arahan-arahan atau menunjukkan ketika seorang santri mengalami kebuntuan dalam penelitiannya. Kadangkala terjadi diskusi antar bidang dan Djaka menjembatani gap antar mereka
dan menjadi penengahnya sehingga tak jarang berhasil memadukan beberapa penemuan.
Beberapa santrinya kini telah menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Misalnya, Tebu Rendemen Tinggi. Bermula dari permintaan seorang kepala pabrik gula yang mengeluh rendahnya
rendemen tebu (6%). Maka Pusat Penelitian Pertanian ISITEKS meneliti dan akhirnya menghasilkan benih tebu yang tak berbunga sehingga mampu menghasilkan rendemen tinggi hingga 24%. Hebatnya, penanamannya tak perlu dengan mencangkul dan memupuk. Cukup ditebar, dia akan tumbuh subur.

Penemuan lain adalah alat Laju Endap Darah (LED). Dr Nur Asikin, seorang dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di bawah bimbingan Djaka berhasil menemukan alat yang memiliki kecepatan 10
kali lipat dari alat yang sudah ada yakni dari 120 menit menjadi hanya 10 menit. Alat ini juga dapat digunakan sekaligus untuk 64 pasien.

Tentu saja dengan beberapa keberhasilan itu, mengundang banyak orang untuk menjadi santri. Tapi hanya sedikit yang diterima. "Saya ingin memastikan bahwa para santri belajar dengan niat yang ikhlas untuk memberikan sumbangan pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat untuk ummat. Saya ingin menjaga supaya aktifitas penelitian yang ada tidak dikotori oleh amal yang tidak shalih." tegas Djaka.

Pernah ada tawaran untuk menjadikan ISITEKS menjadi sebuah proyek pendidikan dengan menjanjikan dana ratusan juta rupiah, namun ditolak oleh Djaka. "Karena saya melihat ada kepentingan materi di dalamnya" katanya. "Lebih baik sedikit tapi halal," kata Djaka seraya menambahkan bahwa apa yang dilakukannya lebih pada pertimbangan akhirat.

Kecewa dengan Pendidikan
Menurut Djaka, pendidikan sebaiknya diselenggarakan untuk menjawab permasalahan di masyarakat dan memperhatikan tujuan pokoknya, yakni mau dijadikan apa dan untuk bisa apa sang siswa. Tentu saja tanpa mengabaikan ilmu-ilmu pendukung. Dengan demikian penyelenggaraan pendidikannya dapat lebih terpilih. Artinya, pelajaran yang diberikan adalah yang sesuai dengan minat setiap siswa dan kebutuhan masyarakat. Sehingga tak ada pelajaran yang diulang-ulang dan tidak terpakai di kemudian hari seperti yang banyak terjadi kini. "Yang menjadikan bangsa kita mundur adalah karena kita sering belajar hal-hal yang sebenarnya tidak perlu," kata Djaka. Atas dasar itulah, Djaka kemudian menarik keluar Ida Saraswati, putri pertamanya dari SMU Negeri. Putrinya itu kemudian dididik sendiri.
Demikian juga dua adiknya. Hasilnya, enam bulan setelah keluar dari sekolah, Ida sudah bisa membuat alat pemeriksa gelombang otak atau EEG (Electro Encepalography). Sekarang, di usianya yang masih 19
tahun, Ida sudah pintar membuat chip komputer, dari komponen dasarnya sampai menjadi IC. Sementara bahasa programnya diracik oleh adiknya, Sikla Istiningsih (16) dan miniaturisasinya dikerjakan oleh anak ketiga, Dika Sistrandari (14). "Apabila sekolah di luar, sampai lulus doktor pun belum tentu dia bisa membuat alat-alat tersebut," tandas Djaka meyakinkan, tanpa kesan bangga diri. (Bachroni)

sumber: Majalah Suara Hidayatullah : Februari 2002

Kamis, 19 Januari 2012

10 Manfaat Quantum Awareness Healing

Quantum Awareness Healing adalah metoda penyembuhan dengan menggunakan kesadaran diri yang lebih tinggi untuk menbawa otak masuk ke gelombang Theta. Dengan menggunakan perluasan kesadaran diri yang diberikan pada diri anda sendiri atau orang lain, anda bisa mempercepat respons penyembuhan dari tubuh.

Di masa lalu, kemampuan mengakses gelombang theta hanya bisa di rasakan bagi mereka yang berpengalaman dalam olah jiwa, atau yang  cukup beruntung untuk memiliki kemampuan alami untuk memasuki keadaan bawah sadar dengan mudah. Alhamdulillah sekarang Quantum Awareness Healing  bisa dilakukan oleh orang awam sekalipun, dari bayi dalam kandungan hingga usia lanjut. Dan dilakukan tanpa bantuan alat apapun. Dan efeknya akan terasa secara langsung dan sangat luar biasa. 

Gelombang theta berada pada rentang frekuensi antara 4 sampai 8 Hz, dan biasanya diproduksi selama tidur dengan mimpi serta pada kondisi deep trance dan dzikir kusuk. Riset terbaru yang dilakukan oleh Dr.Vincent Giampapa MD seorang toko penelitian anti penuaan mengungkapkan bahwa gelombang theta secara dramatis akan mempengaruhi produksi tiga hormon penting yaitu Kortisol, DHEA dan Melatonin. Hormon tersebut terkait dengan peningkatan usia, stres dan peningkatan kesejahteraan.

Quantum Awareneess Healing membawa Anda  memasuki gelombang otak theta (yaitu di mana gelombang theta menjadi dominan pada otak)  Selain manffat utama untuk penyembuhan juga terdapat sejumlah manfaat yang berhubungan dengan gelombang theta otak.

1. Kemampuan penyembuhan diri yang lebih baik

Quantum Awareness Healing dapat membantu tubuh Anda untuk tetap sehat. Tubuh Anda mempunyai kekuatan penyembuhan diri ketika Anda bebas dari stres dan sangat santai, dan kondisi theta sangat terkait dengan pelepasan stres dan relaksasi yang sangat mendalam.

2. Peningkatan kemampuan belajar

Keadaan theta dikaitkan dengan kemampuan untuk belajar lebih mudah dan untuk menyimpan informasi lebih efektif. Untuk alasan ini, Quantum Awareness Healing akan bermanfaat bagi siswa/pelajar dan orang lain yang perlu untuk memproses sejumlah besar informasi.

3. Peningkatan kreativitas

Gelombang otak theta juga diproduksi dalam jumlah besar selama periode pemikiran kreatif yang intens. Hal ini berlaku bagi mereka yang meekuni karya kreatif tradisional, seperti musisi dan seniman, serta siapa saja yang terlibat dalam berpikir kreatif. Jadi jika Anda ingin belajar untuk berpikir lebih kreatif, Quantum Awareness Healing dapat membantu.

4. Menghilangkan stress

Quantum Awareness Healing juga dihubungkan dengan penurunan stres secara fisik dan mental.  Gelombang Theta melepaskan hormon endorfin yang mencairkan dan menghilangkan stres. Stres yang berlebihan.dapat menyebabkan banyak penyakit, jadi jelas bermanfaat untuk dapat melepaskannya sebelum menjadi masalah.



5. Pengembangan kekuatan psikis



Berbagai kemampuan psikis juga terkait dengan produksi gelombang theta, termasuk telepati, indra keenam,dan lain-lain. Jadi jika Anda ingin memulai untuk memasuki potensi sesungguhnya dari pikiran Anda, belajar untuk memasuki keadaan theta adalah hal terbaik untuk memulai.


6. Lebih banyak energi

Banyak dari mereka yang berlatih  Quantum Awareness Healing  secara teratur melaporkan peningkatan energi. Contoh cara mudah memasuki ke keadaan theta selama beberapa menit atau lebih adalah tidur siang. Tidur siang sangat membantu dalam hal memulihkan energi pada tubuh dan pikiran Anda.

7. Kemampuan untuk memiliki mimpi lebih nyata dan terkendali

Bayangkan bisa mengendalikan mimpi, Anda tidak hanya dapat menghentikan mimpi buruk di jalurnya, tapi Anda bisa mengalami skenario yang Anda inginkan! Nah,  Quantum Awareness Healing  dapat membantu Anda melakukan hal itu, seperti bermimpi lebih nyata dan terkendali juga terkait dengan produksi gelombang otak theta. Berlatih  Quantum Awareness Healing  secara konsisten dapat membuat lebih mudah untuk menjadikan mimpi lebih nyata dan terkendali.


8. Memori yang lebih baik

Tampaknya gelombang otak theta dikaitkan dengan kemampuan untuk mengambil kenangan juga. Hal ini terutama berlaku untuk memori jangka panjang,  Quantum Awareness Healing  memudahkan akses yang lebih besar ke pikiran bawah sadar, yang memainkan peran penting dalam penyimpanan memori.



9. Komunikasi bawah sadar

Quantum Awareness Healing juga dikaitkan dengan kemampuan akses ke pikiran bawah sadar. Ini berarti bahwa kondissi theta menjadikan Anda lebih mudah untuk memprogram ulang keyakinan bawah sadar dan melepaskan pembatasan yang mungkin menahan Anda, serta mengadopsi keyakinan baru yang lebih meningkatkan kwalitas hidup.


10. Kemampuan untuk memiliki pengalaman keluar dari tubuh (Out of ody Travel/Raga Sukma)


Perjalanan raga keluar tubuh dan kemampuan paranormal sangat berhubungan dengan produksi gelombang otak theta. Belajar untuk memiliki pengalaman raga keluar dari tubuh adalah usaha yang sangat bernilai, karena memberikan Anda kesempatan untuk menjelajahi luar realitas duniawi, dan merasakan pengalaman baru dari pemberdayaan diri. Mampu memasuki keadaan theta dengan mudah adalah bagian penting dari belajar untuk mampu meninggalkan tubuh Anda (raga sukma).

Jadi seperti yang Anda lihat, ada banyak manfaat  Quantum Awareness Healing  dan daftar ini hanyalah sebagian.

diolah dari berbagai sumber.

Brainwaves (Gelombang Otak)

Kalau kita pergi ke rumah sakit, laboratium, atau ke pusat-pusat penelititan fungsi otak manusia, maka kita bisa menemui EEG atau electroencephalogram dan Brain Mapping. Kedua alat tersebut digunakan untuk mengamati aktivitas otak manusia. Perbedaannya adalah Brain Mapping hanya memeriksa secara fisik. Untuk mengetahui adanya gangguan, kerusakan atau kecacatan otak, misalkan tumor otak, pecahnya pembulu darah otak, benturan pada kepala dan seterusnya. Sedangkan EEG memeriksa getaran, frekwensi, sinyal atau Gelombang Otak (Brainwave) yang kemudian dikelompokkan kedalam beberapa kondisi kesadaran.

Getaran atau frekwensi adalah jumlah pulsa (impuls) perdetik dengan satuan hz (hertz). Berdasarkan riset selama bertahun-tahun di berbagai negara maju, frekwensi otak manusia berbeda-beda untuk setiap fase sadar, rileks, tidur ringan, tidur nyenyak, trance, panik, dan sebagainya. Melalui penelitian yang panjang, akhirnya para ahli syaraf (otak) sependapat bawah Gelombang Otak (Brainwave) berkaitan dengan kondisi pikiran. Saya akan jelaskan satu per satu tentang jenis-jenis frekwensi Gelombang Otak (Brainwave) dan pengaruhnya terhadap kondisi otak manusia.

GAMMA (16 hz - 100 hz)
Gelombang Gamma
Gelombang Gamma cenderung merupakan yang terendah dalam amplitudo dan gelombang paling cepat. Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi, misalnya sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, tampil dimuka umum, sangat panik, ketakutan. Kondisi Gamma adalah kondisi dalam kesadaran penuh. Berdasarkan penyelidikan Dr. Jeffrey D. Thompson (Center for Acoustic Research) di atas gelombang gamma sebenarnya masih ada lagi yaitu gelombang Hypergamma ( tepat 100 Hz ) dan gelombang Lambda (tepat 200 Hz), yang merupakan geolombang-gelombang supernatural atau berhubungan dengan kemampuan yang luar biasa.

BETA (di atas 12 hz atau dari 12 hz s/d 19 hz)
Gelombang Beta
Merupakan Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh. Anda berada dalam kondisi ini ketika Anda melakukan kegiatan Anda sehari-hari dan berinteraksi dengan orang lain di sekitar Anda. Frekwensi beta adalah keadaan pikiran Anda sekaran ini, ketika Anda duduk di depan komputer membaca artikel ini. Gelombang beta dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu high beta (lebih dari 19 Hz) yang merupakan transisi dengan getaran gamma , lalu getaran beta (15 hz -18 hz) yang juga merupakan transisi dengan getaran gamma, dan selanjutnya lowbeta (12 hz ~ 15 hz). Gelombang Beta di perlukan otak ketika Anda berpikir, rasional, pemecahan masalah, dan keadaan pikiran di mana Anda telah menghabiskan sebagian besar hidup Anda.

Sensori Motor Rhytm (12 hz - 16 hz)
Gelombang Sensori Motor Rhytm
SMR sebenarnya masih masuk kelompok getaran lowbeta, namun mendapatkan perhatian khusus dan juga baru dipelajari secara mendalam akhir-akhir ini oleh para ahli, karena penderita epilepsy, ADHD ( Attention Deficit and Hyperactivity Disorder) dan Autism ternyata tidak menghasilkan gelombang jenis ini. Para penderita gangguan di atas tidak tidak mampu berkonsentrasi atau fokus pada suatu hal yang dianggap penting. Sehingga setiap pengobatan yang tepat adalah cara agar otaknya bisa menghasilkan getaran SMR tersebut. Dan hal ini bisa dilakukan dengan teknik neurofeedback .

ALPHA ( 8 hz - 12 hz )
Gelombang Alpha
Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Anda menghasilkan gelombang Alpha setiap akan tidur, tepatnya masa peralihan antara sadar dan tidak sadar. Fenomena Alpha banyak dimanfaatkan oleh para pakar hypnosis untuk mulai memberikan sugesti kepada pasiennya. Orang yang memulai meditasi (meditasi ringan) juga menghasilkan gelombang alpha. Frekwensi alpha 8 -12 hz , merupakan frekwensi pengendali, penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Anda bisa mengingat mimpi Anda, karena Anda memiliki gelombang alpha. Kabur atau jelas sebuah mimpi yang bisa Anda ingat, tergantung kualitas dan kuantitas gelombang Alpha pada saat Anda bermimpi. Alpha adalah pikiran yang paling cocok untuk pemrograman bawah sadar.

THETA ( 4 hz - 8 hz )
Gelombang Theta
Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk. Tanda-tandanya napas mulai melambat dan dalam. Selain orang yang sedang diambang tidur, beberapa orang juga menghasilkan Gelombang Otak (Brainwave) ini saat trance, hypnosis, meditasi dalam, berdoa, menjalani ritual agama dengan khusyu. Orang yang mampu mengalirkan energi chi, prana atau tenaga dalam, juga menghasilkan Gelombang Otak (Brainwave) theta pada saat mereka latihan atau menyalurkan energinya kepada orang lain.

Dengan latihan, kita dapat memanfaatkan Gelombang Otak (Brainwave) Theta untuk tujuan yang lebih besar, yaitu memasuki kondisi meditasi yang sangat dalam, namun, biasanya begitu Anda telah mencapai theta, Anda menjadi mudah tertidur. Disinilah alasan bahwa gelombang Alpha adalah keadaan utama untuk pemrograman pikiran bawah sadar Anda. Jika Anda ingin bereksperimen dengan meditasi melalui Gelombang Otak (Brainwave) theta, duduklah tegak untuk tetap sadar dan mencegah dari tertidur.

Kemudian, bayi dan balita rata-rata tidur lebih dari 12 jam dalam sehari. Itulah mengapa otak anak-anak selalu dalam fase gelombang alpha dan theta. Perlu diingat, gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh sebab itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar dan mudah menerima perkataan dari orang lain apa adanya. Gelombang Otak (Brainwave) ini juga menyebabkan daya imajinasi anak-anak luar biasa. Ketika mereka bermain mobil-mobilan misalnya, imajinasi mereka aktif dan permainan menjadi sangat seru.

Pernahkah Anda mendengar berita kecelakaan yang menewaskan banyak korban, tapi keajaiban terjadi di situ? Di beritakan seorang anak bayi selamat dari kecelakaan maut tersebut. Gelombang Otak (Brainwave) theta juga dikenal sebagai "gelombang ajaib", karena berkaitan dengan kekuatan psikis. Berdasarkan penyelidikan para ahli, bahwa banyak terjadi kecelakaan pesawat udara, tabrakan, kebakaran, kecelakaan kapal laut yang menewaskan banyak orang. Namun ada keanehan, beberapa anak balita bisa selamat. Kemungkinan ini dikarenakan anak-anak hampir setiap saat dalam kondisi gelombang theta. Perasaan dekat dengan Tuhan pun akan terjadi apabila kita dapat memasuki fase gelombang theta. Anda mungkin pernah mengalaminya saat Anda berdoa, meditasi, melakukan ritual-ritual agama. Dengan dasar inilah "GOD SPOT" ditemukan.

DELTA (0.5 hz - 4 hz)
Gelombang Delta
Adalah Gelombang Otak (Brainwave) yang memiliki amplitudo yang besar dan frekwensi yang rendah, yaitu dibawah 3 hz. Otak Anda menghasilkan gelombang ini ketika Anda tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase Delta adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh Anda melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi sel-sel baru saat Anda tertidur lelap. Gelombang Delta adalah gelombang yang paling rendah pada otak Anda, otak tidak akan pernah mencapai frekwensi 0 hz, karena jika otak Anda dalam kasus ini Anda akan mati!

SCHUMANN RESONANCE (7.83 hz)
Schumann Resonance adalah getaran alam semesta pada frekwensi 7.83 Hz yang juga masuk dalam kelompok gelombang theta. Seseorang yang otaknya mampu menghasilkan dan mempertahan frekwensi ini memiliki kemampuan supernatural, seperti ESP, telepati, clayrvoyance, dan fenomena psikis lainnya. Anak indigo, yaitu anak super cerdas yang biasanya berkemampuan ESP atau Extra Sensory Perception, juga bisa memasuki gelombang ini dengan mudah dan konstan.

Penemuan baru dibidang frekwensi dan Gelombang Otak (Brainwave) manusia oleh Dr. Jeffrey D. Thompson dari Neuroacoustic Research, bahwa masih ada gelombang dan frekwensi lain dibawah Delta, atau dibawah 0.5 hz, yaitu frekwensi EPSILON, yang juga sangat mempengaruhi aktifitas mental seseorang dalam kemampuan supranatural, seperti pada gelombang theta diatas.

sumber: gelombangotak.com

Selasa, 03 Januari 2012

Ibnu Qayyim: Sehatkah Jiwa Anda??

Tulisan ini merupakan review dari buku ”Kesehatan Jiwa, Kajian Korelatif pemikiran Ibnu Qoyyim dan Psikologi Modern” karangan Abdul Aziz Abdullah Al Ahmad yang diterbitkan oleh penerbit Pustaka Azzam.

Buku ini memang memaparkan kajian korelasi antara Psikolog Islam (Pemikir Besar Islam di bidang Kejiwaan) Ibnu Qoyyim dan Para Psikolog Modern/Barat dan Timur. Parameter kesehatan dan kesakitan jiwa yang dipaparkan oleh psikolog Modern tidak pernah jelas. Semua masih dalam perdebatan. Jika ada hal yang pasti, maka itu sangat sedikit dan memerlukan pengecualian. Berbeda dengan ibnu Qoyyim yang memiliki parameter jelas mengenai kesehatan jiwa ini. Hal ini karena Ibnu Qoyyim memasukkan salah satu sisi krusial yang ditinggalkan para psikolog modern dalam setiap teori dan praktiknya, yaitu Aspek RUHANI.
Ada 11 tolok ukur bahwa seseorang itu dikatakan sehat atau tidak kejiwaannya: 

1. Ubudiyyah
Ibnu Qoyyim menjadikan Ubudiyyah sebagai ciri utama kebahagiaan dan prestise serta proteksi diri dari serangan musuh. Tujuan diciptakannya Makhluk adalah beribadah kepada Allah, yang merupakan ciri kesempurnaan cinta, kepatuhan, dan ketundukkan hamba-hamba-Nya kepada Allah. Konsekuensi ibadah adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya serta mendapat balasan [pahala] dan siksaan ata perbuatan dunia.

Setiap anggota tubuh memiliki tanggung jawabnya terhadap Allah. Ibnu Qoyyim juga mengatakan, ”Konteks ’iyyaka na’budu’ dibangun di atas empat prinsip: mewujudkan cinta dan ridha kepada Allah dan Rasul-Nya dengan lisan, hati, perbuatan hati dan anggota tubuh.”

Ubudiyyah adalah mutiara kemanusiaan. Semakin meningkat ubudiyyah seorang manusia, maka tingkat kemanusiaannya pun naik.

2. Adil dan Seimbang
Ibnu Qoyyim berkata, ”Segala sesuatu yang ada dapat tegak dengan sifat adil. Orang yang menjadikannya sebagai pedoman hidup berarti telah memperoleh seluruh kebaikan.”. Beliau juga mengatakan bahwa ciri manusia terbaik adalah adil, tidak berlebih-lebihan, dan tidak mengikuti orang yang melampaui batas. Adil merupakan sikap seimbang antara dua kutub ekstrim (zhalim dan berlebih2an). Segala cobaan dan musibah yang menyerang dari sudut merupakan proteksi baginya. Seimbang dalam segala urusan merupakan sikap terbaik.

Contohnya adalah tentang makan dan tidur.

Allah Berfirman dalam Qs. Al-Araaf :13, ”Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan.”
Disini kata Ibnu Qoyyim, manusia diarahkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kadar dan kualitas yang proporsional, sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh, Jika tidak dipatuhi, maka hal itu dianggap berlebih2an dan dapat menimbulkan penyakit.

Mengenai tidur, beliau mengatakan, ”Tidur yang tidak secara proporsional (berlebihan atau kurang) dapat menimbulkan efek negatif lainnya, misalnya mudah emosi, kurang bernafsu, penyimpangan temperamen, kehilangan energi untuk berkonsentrasi dan bekerja, serta timbulnya berbagai penyakit bagi rohani dan jasmani.”

Berkaitan dengan itu, Muhammad Ustman menambahkan, ”Penerapan prinsip adil dan seimbang antara jasmani dan rohani pada tabiat manusia merupakan syarat mutlak pembentukkan kepribadian yang baik, yang menikmati kondisi jiwa yang sehat.”

3. Berkah
Berkah adalah memperoleh hasil dalam jangka waktu yang sangat cepat (dengan sedikit tenaga) serta memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat, atau mempergunakan kesempatan serta memfungsikan kemampuan dan keterampilan untuk mendapat ridha Allah. Singkatnya, berkah adalah proses menjadi baik bagi dirinya dan berguna bagi orang disekitarnya dengan menggunakan waktunya secara efisien.

Ibnu Qoyyim mengaitkan berkah dengan ketaatan, bahwa perbuatan maksiat dapat melenyapkan keistimewaan tersebut, ”Perbuatan maksiat dapat melenyapkan berkah umur, rezeki, ilmu, dan ketaatan. Singkatnya, perbuatan maksiat dapat melenyapkan berkah agama dan dunia. Oleh karena itu, tidak ada orang yang paling minim berkah umur, agama, dan dunianya daripada orang yang melakukan maksiat. Kelapangan rezeki, banyaknya amal kebaikan, dan umur yang panjang, tidak dapat diukur dengan hitungan bulan, tahun, namun diukur dengan berkah. Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, umur merupakan masa hidup yang dijalani seseorang. Tetapi masa hidup itu tidak akan berarti jika ia berpaling dari Allah dan sibuk dengan yang lain. Kehidupan yang hakiki diukur dari sucinya hati dan jiwa. Jiwa hanya dapat hidup dengan mengenal, mencintai, beribadah, bertobat, merasa tenag dan dzikir, dan merasa nyaman ketika berada dekat dengan penciptanya. Orang yang kehilangan pola hidup seperti itu akan kehilangan seluruh kebaikan.”

4. Dzikir
Ibnu Qoyyim menyatakan, ”Dzikir memiliki seratus lebih manfaat, diantaranya : menghilangkan kekalutan dan kesedihan hati, mendatangkan perasaan bahagia dan senang, melapangkan dada, serta menghadirkan cinta (yang merupakan roh Islam, inti ajaran agama, dan seumber kebahagiaan serta keselamatan).”

Sayyid abdul Hamid menambahkan bahwa, ”Ketenangan jiwa yang diperoleh seorang mukmin dari dzikir merupakan kenyataan yang diketahui oleh jiwa orang-orang yang dirasuki cahaya keimanan. Jiwanya terasa tenang dan damai serta merasa tidak hidup sendirian di dunia.”

Dengan berdzikir, rasa aman akan datang dan rasa takut akan sirna, seolah olah rasa takut yang dialaminya nampak seperti sebuah ketenangan. Orang yang tidak pernah berdzikir akan selalu diselimuti rasa takut. Dengan ketenangannya, ia melihat semua rasa aman yang dinikmatinya adalah ketakutan.

5. Jujur
Berbicara tentang Jujur, Ibnu Qoyyim menyatakan, ”Tidak ada sifat yang paling berharga bagi seseorang dari kejujurannya kepada Tuhan dalam semua hal, disamping kejujurannya dalam niat dan perbuatan, karena kebahagiaan tergantung pada niat dan perbuatan. Niat yang benar terletak pada ketegasan dalam berniat. Jika niat telah benar, maka hanya tinggal memperbaiki perilaku, yaitu jujur dalam tindakan. Kebulatan tekad dapat menghindarkan diri dari keinginan dan obsesi yang melemah, sementara tindakan yang jujur (benar) dapat menghindarkan diri dari rasa malas dan semangat yang melemah.”

Lanjut menurut beliau, orang sepatutnya jujur dalam ucapan, perbuatan dan keadaannya. Berlaku jujur dapat mengaktifkan sistem imunitas tubuh dan jiwa, sedang berbohong justru akan memperlambat dan melemahkan sistem imunitas tsb. Oleh karena itu, dokter, psikiater, dan konsultan pendidikan menyerukan untuk berlaku jujur dalam ucapan dan perbuatan. Mereka mengklasifikasikan sikap jujur sebagai ciri jiwa yang sehat, sedangkan sikap bohong sebagai salah satu faktor yang dapat melemahkan kesehatan jiwa dan fisik.

6. Ketenangan dan Kebahagiaan Jiwa
Ibnu Qoyyim mengklasifikasikan ketenangan ke dalam beberapa jenis, yaitu tauhid, akhirat, tobat dan taat. Beliau mengatakan bahwa, esensi ketenangan yang dapat mendamaikan jiwa adalah : mengenal Nama dan Sifat Allah, sifat sempurna hingga ciri yang diwartakan-Nya sendiri dan yang disampaikan oleh para rasul. Kemudian diterima dengan lapang dada, patuh dan suka cita. Inilah jenis ketenangan yang telah menjadi prinsip dasar iman. Kemudian ditambah dengan ketenangan yang diperoleh ketika mendengar berita tentang peristiwa yang akan terjadi pasca kematian serta keadaan yang akan terjadi pada hari kiamat dan seolah-olah ia melihatnya dengan mata kepala sendiri.

Ketenangan ihsan adalah ketenangan yang didapatkan dari perintah Allah sebagai manifestasi kepatuhan, keikhlasan dan ketulusan; tidak melaksanakan perintah_nya karena memiliki tujuan tertentu, hawanafsu, dan taklid. Ciri-cirinya adalah, jiwa gelisah (karena kemaksiatan yang dilakukannya) dan tidak merasa tenang (karena tidak mau bertobat). Hal itu mudah bagi jiwa jika mengetahui bahwa kenikmatan dan kebahgiaan dapat dirasakan ketika bertobat.”

7. Ridha
Menurut Ibnu Qoyyim, ridha artinya sikap jiwa yang menerima dan tidak membenci. Ridha mencakup ridha dengan Ketuhanan dan Keesaan Allah, ridha terhadap Rasulullah dan patuh kepadanya, serta ridha dengan Islam dan berserah diri secara bulat kepada Islam. Jalan menuju keridhaan sangat pendek dan singkat, namun penuh pendakian dan halang rintang. Jalan itu menuntun individu mencapai tujuan mulia dan membuat jiwa menjadi bersih, sehingga terciptalah rasa bahagia (ridha) terhadap Tuhannya.”

”Ridha dengan takdir yang telah ditentukan merupakan faktor kebahagiaan hidup, sedangkan sikap membenci takdir yang telah ditentukan merupakan faktor kesengsaraan hidup.”

Kamal Musri menambahkan bahwa setiap individu seharusnya membuat dirinya merasa ridha terhadap semua keadaan, agar dirinya terhindar dari perasaan benci, kesal, dengki, jemu, bosan, lemah dan pesimis. Ridha merupakan proses psikologi yang sadar dan sumber kebahagiaan serta ciri jiwa yang sehat. Individu-individu yang ridha dengan hidupnya akan mempunyai jiwa yang tulus, lebih ceria, lebih energik, dan jarang menderita penyakit fisik.”

Ridha tidak dimanifestasikan dengan sikap santai dan pasif, tetapi direalisasikan dengan komitmen yang tinggi dari individu yang menginginkan keridhaan dan jiwa yang bersih, seperti satu kesatuan yang tidak dapat dipisah.

Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa ridha bukanlah respon balik dasri sebuah peristiwa atau kondisi (maksudnya ridha itu terjadi setelah aksi, yaitu ridha terhadap hidup), tetapi ridha memang ada sebelum dan sesudah aksi. Ridha sebelum aksi yaitu menentukan arah dan tujuan, yang dapat dilakukan dengan iman dan ridha terhadap Islam. Ridha setelah aksi adalah ketika beraktivitas (gagal, berbuat kekeliruan, atau tertimpa musibah), yang pada saat itu respon balik yang muncul adalah sikap menerima dan tidak membenci, sambil memikirkan rencana yang lebih sempurna sengan etos kerja yang lebih tinggi.

8. Etiket
Etiket adalah ekspresi sikap pembawaan diri dalam bentuk kemampuan dan energi ke dalam bentuk aksi. Tingginya etiket merupakan indikator kebahgiaan dan kesuksesan seseorang, sementara minimnya etiket merupakan indikator ketidakbahagiaan dan kegagalan seseorang. Ibnu Qoyyim membagi etiket menjadi 3 : Kepada Allah, Rasulullah dan sesama manusia.

Etiket kepada Allah artinya melaksanakan ajaran agama dan memegan teguh syariat agama baik secara ekspilisit maupun implisit. Etiket terhadap rasul ialah bersikap menerima sepenuh hati kerasulannya, patuh terhadap ajaran dan terbuka hatinya untuk menerima hadits atau kabar yang datang darinya. Sedang etiket kepada sesama makhluk, artinya memperlakukan orang lain secara proporsional, sesuai perbedaan tingkat sosial mereka, karena setiap tingkatan sosial memiliki etiket sendiri.

9. Saling Membantu dan Melengkapi
Sikap saling membantu antar sesama muslim merupakan kebutuhan dasar dalam mengisi kekurangan diri sendiri dan orang lain, sehingga terwujudlah kebahagiaan dan kesehatan psikologi serta sosial yang selama ini diidam-idamkan oleh setiap masyarakat.

Ibnu Qoyyim menambahkan, persamaan bagi kaum beriman ada beberapa bentuk : persamaan dalam materi, persamaan dalam kedudukan, persamaan dalam fisik dan pelayanan, persamaan dalam saran dan bimbingan, persamaan dalam doa dan ampunan, serta persamaan dalam penderitaan. Persamaan ini dipengaruhi oleh kadar keimanan. Ketika iman semakin melemah, maka persamaan itu turut melemah, jika makin menguat, maka persamaan itu pun turut menguat.

Berguna atau tidaknya individu bagi dirinya sendiri dan orang lain, sangat berkaitan dengan kondisi fluktuatifnya iman.

10. Optimisme
Optimis adalah sikap mental yang memberikan motivasi serta energi kepada jiwa. Kata Ibnu Qoyyim, ”Sikap optimis dapat menimbulkan antusiasme, kegembiraan, kekuatan, harapan, keberanian, pengendalian emosi, motivasi (untuk memohon pertolongan dan tawakal kepada Allah), dan kebahgiaan jiwa (yang menguatkan cita-cita)

Pakar psikologi menyatkan optimisme tertinggi adalah harapan sembuh ketika sakit, harapan berhasil ketika gagal, harapan menang ketika kalah, dan harapan dapat keluar dari bencana atau musibah. Sikap optimis dalam kondisi seperti itu merupakan proses psikologi yang sadar, yang menimbulkan perasaan ridha dan mampu memikul, harapan, percaya diri, serta kekuatan.

Sedang sikap pesimis identik dengan keputusasaan, ketidakmampuan, kemandulan, dan sikap negatif lainnya, dikategorikan sebagai ciri jiwa yang mengalami gejala gangguan jiwa.

Dalam Islam, sikap optimis sangat berkaitan dengan sikap percaya kepada Allah dan ridha dengan takdir.

11. Terobsesi pada Akhirat

Ibnu Qoyyim menyatakan, ”orang yang paling cerdas adalah orang yang lebih mengutamakan kenikmatan dan kebahagiaan akhirat yang abadi daripada dunia yang fana. Sedangkan orang yang paling bodoh adalah orang yang menjual kebahagiaan kehidupan akhirat yang abadi dengan kesenangan duniawi yang fana”

Sikap tidak terobsesi pada dunia timbul karena kesadaran akan dekatnya ajal dan singkatnya hidup di dunia. Sikap ini lebih mempunyai nilai positif bagi kesehatan jiwa, karena sikap tersebut dapat memotivasi individu untuk menghadapi hidup, menggunakan kesempatan –yang berlalu secepat awan- dengan sebaik-baiknya, cepat menutup lembaran catatan amal, mencari seseuatu yang hilang, serta menimbulkan sikap zuhud terhadap dunia dan termotivasi untuk mendapatkan akhirat.”

sumber: deraisa.multiply.com

10 Nasihat Ibnul Qayyim :Bersabar Diri Agar Tak Terjerumus Maksiat

Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi dan Rasul paling mulia. Amma ba’du.

Berikut ini Sepuluh nasihat Ibnul Qayyim rahimahullah untuk menggapai kesabaran diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat:

Pertama, hendaknya hamba menyadari betapa buruk, hina dan rendah perbuatan maksiat. Dan hendaknya dia memahami bahwa Allah mengharamkannya serta melarangnya dalam rangka menjaga hamba dari terjerumus dalam perkara-perkara yang keji dan rendah sebagaimana penjagaan seorang ayah yang sangat sayang kepada anaknya demi menjaga anaknya agar tidak terkena sesuatu yang membahayakannya.

Kedua, merasa malu kepada Allah… Karena sesungguhnya apabila seorang hamba menyadari pandangan Allah yang selalu mengawasi dirinya dan menyadari betapa tinggi kedudukan Allah di matanya. Dan apabila dia menyadari bahwa perbuatannya dilihat dan didengar Allah tentu saja dia akan merasa malu apabila dia melakukan hal-hal yang dapat membuat murka Rabbnya… Rasa malu itu akan menyebabkan terbukanya mata hati yang akan membuat Anda bisa melihat seolah-olah Anda sedang berada di hadapan Allah…

Ketiga, senantiasa menjaga nikmat Allah yang dilimpahkan kepadamu dan mengingat-ingat perbuatan baik-Nya kepadamu……

Apabila engkau berlimpah nikmat, maka jagalah,
 karena maksiat, akan membuat nikmat hilang dan lenyap

Barang siapa yang tidak mau bersyukur dengan nikmat yang diberikan Allah kepadanya maka dia akan disiksa dengan nikmat itu sendiri.

Keempat, merasa takut kepada Allah dan khawatir tertimpa hukuman-Nya

Kelima, mencintai Allah… karena seorang kekasih tentu akan menaati sosok yang dikasihinya… Sesungguhnya maksiat itu muncul diakibatkan oleh lemahnya rasa cinta.

Keenam, menjaga kemuliaan dan kesucian diri serta memelihara kehormatan dan kebaikannya… Sebab perkara-perkara inilah yang akan bisa membuat dirinya merasa mulia dan rela meninggalkan berbagai perbuatan maksiat…

Ketujuh, memiliki kekuatan ilmu tentang betapa buruknya dampak perbuatan maksiat serta jeleknya akibat yang ditimbulkannya dan juga bahaya yang timbul sesudahnya yaitu berupa muramnya wajah, kegelapan hati, sempitnya hati dan gundah gulana yang menyelimuti diri… karena dosa-dosa itu akan membuat hati menjadi mati…

Kedelapan, memupus buaian angan-angan yang tidak berguna. Dan hendaknya setiap insan menyadari bahwa dia tidak akan tinggal selamanya di alam dunia. Dan mestinya dia sadar kalau dirinya hanyalah sebagaimana tamu yang singgah di sana, dia akan segera berpindah darinya. Sehingga tidak ada sesuatu pun yang akan mendorong dirinya untuk semakin menambah berat tanggungan dosanya, karena dosa-dosa itu jelas akan membahayakan dirinya dan sama sekali tidak akan memberikan manfaat apa-apa.

Kesembilan, hendaknya menjauhi sikap berlebihan dalam hal makan, minum dan berpakaian. Karena sesungguhnya besarnya dorongan untuk berbuat maksiat hanyalah muncul dari akibat berlebihan dalam perkara-perkara tadi. Dan di antara sebab terbesar yang menimbulkan bahaya bagi diri seorang hamba adalah… waktu senggang dan lapang yang dia miliki… karena jiwa manusia itu tidak akan pernah mau duduk diam tanpa kegiatan… sehingga apabila dia tidak disibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat maka tentulah dia akan disibukkan dengan hal-hal yang berbahaya baginya.

Kesepuluh, sebab terakhir adalah sebab yang merangkum sebab-sebab di atas… yaitu kekokohan pohon keimanan yang tertanam kuat di dalam hati… Maka kesabaran hamba untuk menahan diri dari perbuatan maksiat itu sangat tergantung dengan kekuatan imannya. Setiap kali imannya kokoh maka kesabarannya pun akan kuat… dan apabila imannya melemah maka sabarnya pun melemah… Dan barang siapa yang menyangka bahwa dia akan sanggup meninggalkan berbagai macam penyimpangan dan perbuatan maksiat tanpa dibekali keimanan yang kokoh maka sungguh dia telah keliru.

***

(Diterjemahkan dari artikel berjudul ‘Asyru Nashaa’ih libnil Qayyim li Shabri ‘anil Ma’shiyah,  
oleh Abu Mushlih Ari Wahyudi)

sumber: islamhouse.com, muslimah.or.id